• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Perguruan silat. (Foto: Tangkapan layar video/Tugu Jatim) 

Tangkapan layar video bentrokan antara oknum kelompok perguruan silat dengan warga di Jalan Sudanco Supriadi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Minggu dini hari (07/08/2022). (Foto: Tangkapan layar video) 

Gara-gara Tersinggung, Kelompok Pendekar Silat di Kota Malang Serang Warga, 3 Korban Masuk RS

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Peristiwa kericuhan terjadi di Kota Malang. Kali ini bentrok terjadi antara kelompok pendekar silat dengan warga di Jalan Sudanco Supriadi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Minggu dini hari (07/08/2022).

Pemicu kericuhan antara dua kubu saat pendekar silat konvoi. Mereka tak terima ditegur dan merasa tersinggung, hingga membuat tawuran terjadi. Akibat tawuran itu, 3 warga harus menjalani perawatan medis di RSSA Kota Malang.

You might also like

Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

22/07/2026 9:39 AM
Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

22/07/2026 7:46 AM

Dalam peristiwa ini, diduga para oknum pendekar silat itu berasal dari Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT). Diketahui, rombongan mereka berkonvoi melintasi wilayah Sukun usai menggelar kegiatan di Kabupaten Malang.

Nahasnya, mereka tak terima ditegur warga saat menggeber knalpot motor yang dikendarai. Beberapa orang di antaranya bahkan mengejar warga yang menegur hingga masuk ke perkampungan.

Teguran itu berbuntut panjang, batu paving beterbangan ke arah permukiman warga. Kericuhan pecah di lokasi tersebut. Tiga orang menjadi korban luka-luka dari kericuhan itu. Dua orang di antaranya dari kelompok pendekar silat, satu orang dari warga setempat.

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan, ketiga korban luka-luka tersebut saat ini tengah menjalani perawatan di RSSA Kota Malang. Dia mengatakan, kondisi mereka telah mulai membaik.

“Saat ini sudah dirawat dan sudah berjalan dengan baik. Sudah dibesuk juga,” ungkapnya pada Senin (08/08/2022).

Dia mengaku siap menanggung biaya pengobatan mereka jika ketiganya tak terdaftar di BPJS Kesehatan.

“Jika tidak (ditanggung), kami akan bertanggung jawab sampai sembuh,” tegasnya.

Pihaknya juga telah menggelar pertemuan dengan pihak perguruan silat PSHT hingga lintas komunitas di Malang. Dalam pertemuan itu, dia mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Malang bergotong royong dalam menciptakan situasi yang kondusif di Bumi Arema.

“Kami tahu, Kota Malang ini cinta damai dan tenteram. Ayo bersama-sama membantu kepolisian dan TNI untuk menciptakan situasi kondusif di Kota Malang,” paparnya.

Menanggapi peristiwa itu, perwakilan PSHT Malang Raya Hendro Suprapto menyampaikan pihaknya akan meneruskan pesan Kapolresta Malang Kota untuk menjaga kondusivitas Kota Malang.

“Mari kita semua memperbaiki diri, yang baik diambil dan yang jelek dibuang,” ucapnya.

Dia mengatakan, pihaknya sama sekali tak pernah mengajarkan anggotanya untuk berbuat kericuhan.

“Namanya aja Persaudaraan Setia Hati dalam arti guyub rukun,” ujarnya.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Kericuhan di Kota MalangKonvoi kelompok pendekar silatKonvoi kelompok pendekar silat di Kota MalangKonvoi PSHT di Kota MalangKota Malang hari iniPendekar silatPersaudaraan Setia Hati TerataiPesilat di Kota Malang bikin tawuranTawuran pendekar silat dan warga Kota Malang
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

by Dwi Linda
22/07/2026 9:39 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas pada Agustus 2026 diproyeksikan didatangi sekitar...

Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

by Dwi Linda
22/07/2026 7:46 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (22/07/2026) didominasi cerah dan udara kabur di banyak kabupaten/kota. BMKG mengeluarkan peringatan...

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Next Post
Kompolnas RI. (Foto: Rahman Hakim/Tugu Jatim)

Kompolnas RI Pantau Sidang Terdakwa Terduga Pelaku Pencabulan Santriwati di Jombang, Minta Proses yang Fair

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID