• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi ibu dan anak. Karena pandemi corona, banyak ibu hamil dan bayinya yang meninggal. (Foto: bingngu93/Pixabay)

Ilustrasi ibu dan anak. Karena pandemi corona, banyak ibu hamil dan bayinya yang meninggal. (Foto: bingngu93/Pixabay)

Selama Pandemi Corona, Angka Kematian Ibu dan Bayi di Kota Malang Meningkat

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Pandemi corona rupanya berdampak pada risiko kematian pada ibu hamil dan bayinya. Sebagaimana di Kota Malang, angka kematian ibu hamil pasca melahirkan mengalami peningkatan sepanjang 2020 lalu.

Dari data yang dihimpun Pemkot Malang, total ada 49 kasus bayi dan 11 ibu meninggal pasca prosesi melahirkan. Jika dibanding pada 2019, total ada 39 bayi dan 9 ibu yang meninggal pasca melahirkan.

You might also like

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

19/07/2026 2:05 PM
Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

19/07/2026 12:53 PM

Hal ini juga menjadi perhatian Wali Kota Malang Sutiaji. Ini jadi pekerjaan rumah (PR) baru bagi Pemkot Malang guna menekan kembali angka kasusnya. Padahal, dia mengatakan, beberapa tahun terakhir angka kasusnya sudah mengalami penurunan.

Sutiaji pun membenarkan jika kasus kematian pada bayi ini juga karena faktor pandemi corona. “Iya, naik karena pandemi ini. Bayinya kena corona, dalam beberapa kasus ibunya berhasil diselamatkan tapi bayinya meninggal,” ujarnya Selasa (26/01/2021).

Rata-rata, kasus kematian ibu ketika melahirkan ini disebabkan penyakit infeksi seperti penyakit jantung hingga mengalami pendarahan. Dalam rangka menekan angka kasus ini, disusunlah program-program kesehatan yang nanti akan masuk dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Malang.

Nantinya, dalam proses penyusunan RKPD itu akan dibagi menjadi 6 kelompok. Mulai kelompok anak, kelompok lansia, kelompok perempuan, kelompok disabilitas, dan kelompok lainnya.

Dalam masing-masing kelompok ini nanti akan dibahas terkait variabel penanganan sesuai dengan kelompok klasternya. “Termasuk di sana akan kami bahas terkait penanganan stunting pada anak. Selain itu, lama masa sekolah. Karena indikator ini berhubungan dengan indeks pembangunan manusia (IPM) di Kota Malang,” ujarnya. (azm/ln)

 

Tags: corona virusCOVID-19. virus coronaibu dan bayikematianKota MalangWali Kota Malang Sutiaji
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Jawa Timur

Variasi Cuaca di Jawa Timur Mencolok, Dominasi Udara Kabur Berbanding Terbalik dengan Suhu Cerah yang Tinggi

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Minggu (19/07/2026) menunjukkan dinamika atmosfer yang cukup kontras antara wilayah satu dengan lainnya....

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

by Dwi Linda
18/07/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah gang kecil di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, belakangan viral di media sosial karena memiliki...

Next Post
Banyak manfaat dari daun kentut. (Foto: Github/Tugu Jatim)

6 Manfaat Daun Kentut

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID