• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi virus cacar monyet.

Ilustrasi virus cacar monyet. (Foto: Dokumen/WHO)

Jubir Kemenkes Tepis Cacar Monyet Hanya Serang Kelompok Gay dan Biseksual

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Isu bahwa cacar monyet hanya menyerang kalangan gay dan biseksual ditepis oleh juru bicara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dr Mohammad Syahril. Menurutnya, virus tersebut berpotensi menular ke semua orang karena media penyebarannya adalah melalui kontak langsung.

Hal ini dia sampaikan dalam konferensi pers terkait perkembangan kasus cacar monyet di Indonesia, Sabtu (20/8/2022) petang.

You might also like

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

20/07/2026 9:04 PM
Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

20/07/2026 6:05 PM

“Semua orang yang memiliki kontak erat dengan pasien, maka dialah yang memiliki risiko tertinggi penularan,” ujar Syahril.

Pada 25 Mei 2022 lalu, World Health Organization (WHO) melalui situs who.int, menyampaikan bahwa cacar monyet banyak menyebar di kalangan gay dan biseksual. WHO menyebutkan beberapa kasus cacar monyet yang ditemukan di klinik kesehatan yang banyak menangani kelompok gay dan biseksual.

Tetai ini tidak berarti cacar monyet hanya untuk jalangan gay dan biseksual, melainkan siapa saja yang memiliki kontak erat dengan pasien memiliki risiko tertular.

Syahril menambahkan pihaknya akan melakukan pengawasan atau surveillance terhadap orang-orang yang memiliki kontak erat dengan pasien, bukannya menyasar pada kelompok tertentu.

“Jangan sampai ada kesalahpahaman di masyarakat. Kami akan memberlakukan ini (surveillance) secara proporsional,” imbuh Syahril.

Sejauh ini sudah ada satu pasien di Indonesia yang alami cacar monyet sebagaimana dilaporkan Kemenkes RI. Pasien tersebut berasal dari DKI Jakarta dan berusia 27 tahun.

“Saat ini pasien tersebut dalam keadaan baik, artinya ia tidak sakit berat,” kata Syahril.

Karena memiliki gejala ringan, pasien tersebut menjalani isolasi mandiri di rumah dan tidak perlu mendapat perawatan di rumah sakit.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: biseksualCacar monyetgayJubir KemenkesKasus Cacar Monyet di Indonesia
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Next Post
Penjual bensin eceran di Kota Pasuruan khawatir kenaikan harga pertalite berdampak menurunnya penjualan.

Harga Pertalite Segera Naik, Penjual Bensin Eceran di Pasuruan Ketar Ketir

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID