TUBAN, Tugujatim.id – Sejumlah organisasi kepemudaan dan mahasiswa intra kampus dihadirkan Bawaslu Kabupaten Tuban dalam sosialisasi pengawasan partisipatif, di salah satu hotel di Bumi Wali, Tuban, pada Selasa (27/9/2022).
Memasuki tahapan Pemilu serentak 2024 nanti, Bawaslu meminta tokoh organisasi mahasiswa maupun pemuda untuk berpartisipasi dalam pengawasan. Sebab, melihat kondisi pemilu 2019, banyak penyelenggara pemilu tumbang. Sehingga, keikutsertaan masyarakat menjadi penting untuk tercipta pemimpin yang berkualitas.
“Kami sadar, dengan keterbatasan anggota maupun kekuatan yang kami miliki, membuat kita menggandeng masyarakat ikut serta awasi pemilu,” terang Kordiv Parmas dan Humas Bawaslu Kabupaten Tuban, M Arifin.
Arifin mengatakan, sebegitu pentingan partisipasi masyarakat dalam mengawal demokrasi pada pemilu tahun 2024. Sebab, pada tahun itu akan diselenggarakan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten pada 14 Februari, kemudian dilanjut bulan November pada tahun itu pula dengan pemilihan kepala daerah, baik bupati, wali kota, dan gubernur beserta wakilnya.
“Bisa dibayangkan, pertama kalinya. Dalam satu tahun menggelar dua pesta demokrasi skala besar. Kita terbatas sehingga penting masyarakat juga ikut mengawasi,” terangnya.
Alumni Pondok Pesantren Ash Shomadiyah Tuban ini juga berharap, selesai sosialisasi ini organisasi yang diundang memiliki basis masa hingga ke desa dan informasi yang diberikan bisa sampai ke sana. “Minimal kalau ada pelanggaran bisa menginformasikan ke kita,” harapnya.







