• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
stadion kanjuruhan tugu jatim

Plt Direktur RSSA Malang, dr Kohar Hari Santoso (kiri) menjelaskan penyebab kematian korban tragedi Stadion Kanjuruhan. Foto: M Sholeh/Tugu Jatim

Penyebab Kematian Korban Tragedi Kanjuruhan Terungkap

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 17 jenazah korban tragedi Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang tengah diidentifikasi di RSUD dr Saiful Anwar (RSSA) Malang. Penyebab-penyebab kematian mereka dibeberkan oleh Direktur RSSA Malang.

Plt Direktur RSSA Malang, dr Kohar Hari Santoso mengatakan bahwa 17 jenazah itu mayoritas meninggal akibat adanya trauma di kepala korban. Dia mengatakan, trauma itu diakibatkan dari kondisi kepanikan saat mereka berdesak-desakan dalam stadion. “Rata-rata penyebab kematiannya karena memang berdesak-desakan, sehingga ada trauma di kepala,” jelasnya, pada Minggu (2/10/2022).

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Dia juga membeberkan bahwa jenazah-jenazah tersebut mengalami luka-luka di sejumlah bagian tubuh, mulai dada hingga kepala. Diduga, luka-luka itu akibat dari terinjak-injak maupun terjatuh. “Jadi ada yang (seperti) terinjak juga. Saat desak-desakan itu ada yang terinjak dadanya. Kalau luka kepala karena terjatuh dan lain-lain,” ungkapnya.

Kini, 17 jenazah itu masih terus dilakukan identifikasi identitasnya melalui pencocokan sidik jari, KTP, hingga pakaian yang dikenali keluarga. “Jadi 17 jenazah yang dikirim ke sini belum teridentifikasi. Ini petugas medis sedang melakukan identifikasi,” ungkapnya.

Pihaknya juga membuka lebar informasi melalui call senter maupun datang langsung ke petugas di RSSA Malang.

Selain 17 jenazah itu, RSSA Malang juga merawat delapan korban luka parah dan empat luka ringan akibat tragedi Stadion Kanjuruhan. Mereka dirawat di ruang IGD RSSA Malang.

Sementara itu, 21 korban meninggal akibat tragedi Kanjuruhan dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanjuruhan.

Direktur RSUD Kanjuruhan, dr Bobi Prabowo mengungkapkan dugaan penyebab kematian para korban tersebut. Berdasarkan pengataman, kebanyakan korban meninggal karena mengalami trauma akibat terinjak-injak dan sesak napas akibat kekurangan oksigen.

tragedi kanjuruhan tugu jatim
Direktur RSUD Kanjuruhan, dr Bobi Prabowo. Foto: Aisyah Nawangsari/Tugu Jatim

“Korban mengalami gangguan pernapasan akibat asap dan kekurangan oksigen, juga terinjak-injak, itu menjadi satu. Itu semua kompilasi yang memperberat kondisi,” beber Bobi, pada Minggu (2/10/2022).

Namun, ia menekankan perlu dilakukan kajian lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. “Perlu kajian-kajian lagi yang mendalam untuk mengetahui penyebab utama kematian para korban. Untuk kajian, nanti akan ada tim sendiri. Jadi kami hanya memberikan data-data,” imbuhnya.

Sementara untuk korban yang kulitnya terlihat menghitam, Bobi menjelaskan ada korban yang datang dalam keadaan iritasi karena gas air mata. “Selain itu, proses kematian juga bisa mempengaruhi,” imbuhnya.

Bobi juga mengungkap total korban luka yang dirawat di RSUD Kanjuruhan berjumlah 93 orang. Sebagian besar di antaranya sudah pulang karena kondisinya sudah baik.

Pada Minggu (2/10/2022) siang, masih terdapat 12 pasien yang menjalani perawatan di RSUD Kanjuruhan. Empat di antaranya mengalami cedera kepada berat. “Saat ini yang tengah dirawat mengalami luka sedang dan berat. Untuk pasien luka ringan, sudah pulang semua,” kata Bobi.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa memaparkan bahwa sejauh ini pihaknya terus melakukan pemutakhiran data korban. “Kami terus sinkronisasi, terakhir ada 129 orang tercatat meninggal dunia. Tapi kami terus menyinkronkan,” ucapnya, saat berada di RSSA Malang.

Dia mengatakan, jenazah yang belum teridentifikasi akan dirujuk ke RSUD Kanjuruhan dan RSSA Malang. “Penanganan di RSSA Malang adalah tanggungan Pemrov Jatim. Sementara yang di RS lain dari masing-masing Pemda. Tentu kami akan berikan santunan bagi korban meninggal dan korban luka,” tandasnya.

Tags: Kabupaten Malangkorban tragedi kanjuruhantragedi kanjuruhan
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
persebaya tugu jatim

Persebaya Berduka atas Tragedi Kanjuruhan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID