• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Anak korban tragedi Kanjuruhan. (Foto: Pexels/Tugu Jatim)

Ilustrasi balita. (Foto: Pexels)

Update 33 Anak Korban Tragedi Kanjuruhan Malang Meninggal, Termasuk 1 Balita Usia 4 Tahun

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 33 anak korban tragedi Kanjuruhan, Kabupaten Malang, yang terjadi pada Sabtu (01/10/2022) menyisakan duka mendalam bagi masyarakat Indonesia, terutama warga di Malang. Apalagi 125 orang tercatat dan teridentifikasi meninggal dalam kejadian yang diwarnai tembakan gas air mata oleh aparat keamanan saat laga telah usai digelar.

Di antara ratusan nyawa tersebut, ada banyak anak usia di bawah umur. Anak korban tragedi Kanjuruhan itu turut menjadi suporter dalam laga Arema FC vs Persebaya Surabaya yang juga berdesak-desakan saat terjadi kepanikan dan berebut keluar stadion.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

Sebelumnya, pemerintah melalui kementerian terkait telah merilis data jumlah anak korban tragedi Kanjuruhan. Anak berusia di bawah 18 tahun turut menjadi korban tragedi di Stadion Kanjuruhan. Data KPAI menyebutkan, setidaknya ada 17 anak korban tragedi Kanjuruhan meninggal dunia dan 7 lainnya luka-luka. Mereka dirawat secara menyebar di beberapa rumah sakit di Kabupaten dan Kota Malang.

Data yang dikumpulkan tim Tugu Malang, partner Tugu Jatim, menunjukkan jumlah yang berbeda. Ada 32 anak yang meninggal dunia. Jenazah para korban sebelumnya dirawat dan diidentifikasi di sejumlah rumah sakit.

Data Jumlah Anak di Bawah Umur sesuai Tempat Korban Dirawat Sebelumnya:

1. Rumah Sakit Wafa Husada: 17 orang

2. RSUD Kanjuruhan: 5 orang

3. RSUD Syaiful Anwar: 6 orang

4. RSI Gondanglegi: 3 orang

5. RS Salsabila: 1 orang

6. RST Soepraon: 1 orang

Data yang berhasil dihimpun, usia korban anak paling banyak berusia 15, 16, dan 17 tahun. Sedangkan ada seorang balita berusia 4 tahun yang juga jadi korban meninggal.

Data Jumlah Anak Korban Tragedi Kanjuruhan yang Dirawat di Beberapa RS di Kabupaten dan Kota Malang:

1. Usia 17 tahun: 6 orang

2. Usia 16 tahun: 8 orang

3. Usia 15 tahun: 11 orang

4. Usia 14 tahun: 3 orang

5. Usia 13 tahun: 3 orang

6. Usia 12 tahun: 1 orang

7. Usia 4 tahun: 1 orang

Rilis Data Korban Anak Sebelumnya

Paparan data di atas berbeda dengan keterangan data jumlah anak korban tragedi Kanjuruhan yang dirilis Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPPA) pada Minggu (02/10/2022). Sebelumnya PPPA mengungkapkan ada 17 anak meninggal dunia.

Namun, jumlah itu dijelaskan masih dapat bertambah seiring proses identifikasi korban yang terus berjalan. Kementerian PPPA akan terus melakukan koordinasi dengan Dinas PPPA Jawa Timur untuk memantau perkembangan jumlah korban hasil identifikasi.

Upaya Pemenuhan Hak-Hak Anak Korban Tragedi Kanjuruhan

Kementerian PPPA dan instansi lainnya berkomitmen untuk melakukan pemenuhan hak dan melindungi anak yang menjadi korban dalam tragedi tersebut. PPPA menekankan bahwa perlunya perhatian semua pihak untuk bersama-sama memulihkan kondisi anak korban tragedi Kanjuruhan.

Penanganan lanjutan yang akan diberikan ialah perawatan selama berada di rumah sakit pada korban anak yang mengalami luka-luka. Selain itu, mereka akan mendapatkan pendampingan pasca pengobatan berupa pendampingan psikososial dan pemulihan trauma.

Banyak pihak juga mendorong adanya perhatian khusus kepada anak-anak yang menjadi korban langsung. Selain itu, banyak yang berharap anak-anak yang akhirnya menjadi yatim piatu karena orang tuanya meninggal dunia dalam tragedi Kanjuruhan mendapat santunan dan perhatian.

Tragedi dan Kerentanan Anak Jadi Korban

Anak-anak memang meniru perilaku orang dewasa dalam kesehariannya. Salah satunya ialah kecintaan mereka pada sepak bola. Hal ini karena sepak bola seakan telah mendarah daging sebagai permainan yang menyenangkan sekaligus di mana mereka dapat saling menjunjung sportivitas.

Aremania sebagai salah satu kelompok pendukung tim sepak bola di Indonesia, punya basis massa yang sangat besar. Rentang usia Aremania juga beragam. Mulai dari usia anak di bawah umur hingga orang dewasa. Mereka tak hanya berasal dari Kota dan Kabupaten Malang, tapi juga beberapa wilayah kabupaten di sekitar Malang Raya.

Anak menjadi bagian dari kelompok usia masyarakat yang paling rentan karena kemampuan bertahan dalam kondisi konflik yang belum sekuat orang dewasa. Bahkan, ada balita yang turut menjadi anak korban tragedi Kanjuruhan. Perlu perhatian lebih dari semua pihak untuk memprioritaskan keamanan dan keselamatan anak dalam kegiatan sehari-hari.

Tags: Anak korban tragedi KanjuruhanArtikel tragedi Stadion Kanjuruhanberita Malang hari iniBerita update tragedi Stadion KanjuruhanKorban tragedi di Stadion KanjuruhanStadion Kanjuruhan Kabupaten Malangtragedi kanjuruhantragedi stadion kanjuruhanUpdate anak korban tragedi Kanjuruhan
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
aremania tugu jatim

Daftar Nama 125 Korban Jiwa Tragedi Kanjuruhan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID