• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Warga Krebet. (Foto: Rubianto/Tugu Malang)

Debi Asta Putri Purwoko semasa hidup. (Foto: Rubianto/Tugu Malang)

Kehilangan Anak dan 2 Cucunya, Warga Krebet Malang Lihat Jenazah Membiru Diduga Terkena Gas Air Mata

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Duka mendalam dirasakan Guntur Purwoko, 57, warga Krebet, Kabupaten Malang. Sebab, dia kehilangan satu anak kandung yakni Debi Asta Putri Purwoko, 34; dan dua cucunya Naila Deby Anggraini, 13; dan Natasya Deby Ramadhani, 16, dalam tragedi gas air mata di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (01/10/2022).

Mereka meninggal dunia usai tragedi itu terjadi. Hingga kini, setidaknya sudah ada 131 warga yang meninggal dunia dalam peristiwa itu.

You might also like

Jatim

BMKG: Waspada Kabut Tebal dan Angin Kencang di Jatim, Jumat 5 Juni 2026

05/06/2026 8:11 AM
Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM

Guntur mengatakan, Debi adalah anak pertama dan anak kesayangannya. Memang Debi adalah pribadi yang tomboi. Bahkan, dia bisa nyopiri truk.

”Dia melakukan kesalahan apa saja, saya tidak bisa marah,” katanya saat ditemui di rumah duka di Wajak, Kabupaten Malang, Rabu (05/10/2022).

Sedangkan Natasya adalah cucu pertamanya. Natasya dan Naila adalah cucu kesayangannya.

”Sejak kecil mereka bersama saya. Mereka memanggil saya bapak,” kata pria yang juga warga Krebet, Kabupaten Malang, ini.

Warga Krebet. (Foto: Rubianto/Tugu Malang)
Guntur Gunawan saat ditemui di rumah duka di Wajak, Kabupaten Malang. (Foto: Rubianto/Tugu Malang)

Dia bercerita, hampir setiap hari dua cucunya itu mampir ke rumahnya usai sekolah. Biasanya Naila yang sekolah di SMPN 2 Krebet, Kabupaten Malang, datang terlebih dulu. Lalu Natasya yang sekolah di SMKN 1 Malang datang. Termasuk pada Sabtu (30/09/2022) sebelum tragedi Stadion Kanjuruhan, keduanya sempat mampir ke rumahnya.

”Dari siang, baru Magrib pulang katanya mau nonton Arema bersama keluarga,” katanya.

Dia tidak punya firasat apa-apa. Dia juga tidak menonton Arema FC sekalipun dari layar televisi.

”Sekitar pukul 20.00, saya tidur,” katanya.

Baru sekitar setengah tiga dini hari, dia terbangun.

”Adik saya bangunin, katanya cucu saya wafat di Kanjuruhan,” katanya.

Dia menuju Kepanjen. Tapi belum sampai di Kepanjen, anaknya yang dikabarkan meninggal dunia.

TURUT BERDUKA AREMANIA TUGU MEDIA GROUP

”Jenazah katanya sudah berangkat, hingga saya putar balik ke Wajak,” imbuhnya.

Sebelum dimakamkan, dia sempat melihat jenazah tiga orang yang dia sayangi itu tampak setengah badan mereka, yakni dari dada ke atas membiru.

”Mungkin karena gas air mata itu, dan kehabisan oksigen. Saya tidak tahu kenapa membiru,” kata pensiunan pabrik tebu krebet ini.

Dia mengaku ikhlas atas tragedi yang menimpa anak dan kedua cucunya itu.

”Saya ikhlas, semoga menjadi yang terakhir (kejadian di Stadion Kanjuruhan, red),” ujarnya.

 

Tags: Anak korban tragedi KanjuruhanArtikel tragedi Stadion KanjuruhanBerita update tragedi Stadion KanjuruhanKabupaten Malang hari iniKisah tragedi KanjuruhanKorban tragedi di Stadion KanjuruhanWarga KrebetWarga Krebet Kabupaten Malang
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Jatim

BMKG: Waspada Kabut Tebal dan Angin Kencang di Jatim, Jumat 5 Juni 2026

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:11 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jatim Jumat (05/06/2026) didominasi udara kabur dan berawan di banyak wilayah, dengan beberapa daerah dataran tinggi...

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Next Post
Polsek Tambaksari. (Foto: Dok Humas Polrestabes Surabaya/Tugu Jatim)

Diduga Mengenal Pelaku Curat, Anggota Polsek Tambaksari Diperiksa Reskrim Polrestabes Surabaya

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID