• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
tragedi kanjuruhan tugu jatim

Korban tragedi Kanjuruhan, Nur Saguanto. Foto: Ulul Azmy/Tugu Jatim

Kesaksian Korban Tragedi Kanjuruhan: Lihat Cahaya Putih di Tribun, Bangun-bangun Kaki Retak

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Nur Saguanto (19), Aremania asal Desa Tegalsari, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, merupakan salah satu korban luka dalam tragedi Kanjuruhan, pada Sabtu (1/10/2022) lalu.

Wajahnya memar, matanya merah, dan kaki kanannya retak. Sekarang, Nur hanya bisa beraktivitas dari atas kasur dibantu ibunya, Dewi Fitria (38).

You might also like

Sekda Kota Batu.

3 Daftar Kandidat Kuat Calon Sekda Kota Batu, Siapa yang Terbaik Duduki Kursi?

05/06/2026 3:16 PM
Jombang

IPAL Rp7 M Belum Rampung, Sungai di Jombang Tercemar Limbah Tahu Bau Menyengat hingga 4 Km

05/06/2026 2:30 PM

Nur bercerita bahwa dirinya tidak begitu mengingat apa yang terjadi di sekelilingnya waktu malam kejadian. Satu hal yang dia ingat hanya dia sedang berdesak-desakan menunggu antrean keluar di pintu gate 11.

tragedi kanjuruhan tugu jatim
Nur Saguanto bersama ibunya (memegang jersey Arema). Foto: Ulul Azmy/Tugu Jatim

”Waktu itu saya lihat ke atas, tiba-tiba saya melihat kilatan putih. Dada saya rasanya penuh. Setelah itu, gak ingat. Bangun-bangun saya di rumah sakit. Gak bisa melek dan kaki saya rasanya patah,” kenang Nur, di rumahnya, pada Kamis (6/10/2022).

”Bahkan waktu itu saya sudah nanya ke Tuhan. Ya Allah, kulo niki wis mati ta? (Ya Tuhan, saya ini sudah meninggal kah?),” imbuhnya.

Hingga kemudian dia tersadar dan telah berada di RSUD Kanjuruhan. Nur inisiatif mencari ponselnya dan menghubungi ibunya. Sesampainya di rumah sakit, Nur meminta untuk pulang saja dan akhirnya dibawa pulang.

Namun namanya ibu, Dewi tak yakin melihat kondisi anaknya seperti itu untuk pulang. Dewi berinisiatif untuk merujuknya ke RS Hasta Brata. Di situ, anaknya tetap menolak dirawat inap karena merasa trauma dan takut.

”Waktu saya tanyakan ke dokter katanya gak papa pulang. Jadinya rawat jalan sampai sekarang. Tapi ya di rumah itu sampai sekarang ya pakai infus,” kata Dewi.

Disebutkan Dewi, kondisi anaknya cukup parah karena banyak luka di bagian wajah dan tubuhnya. Selain itu, kaki kanannya juga mengalami retak. Diduga, Nur terjatuh dan terinjak suporter lain yang saling berebut keluar stadion.

Usai kejadian itu, pihak desa bahkan juga baru tahu kalau Nur menjadi korban dalam tragedi tersebut. Artinya, sejak awal dia tidak masuk dalam pendataan oleh Crisis Center Dinkes Kabupaten Malang.

Tak heran jika hingga saat ini, keberadaannya nyaris tak terdeteksi oleh radar. Selama ini, sang ibu hanya berfokus menyelamatkan anaknya, meski harus keluar biaya sendiri. ”Sampai hari ini saya sudah habis sekitar Rp750 ribu. Itu saya juga sudah pakai KIS (Kartu Indonesia Sejahtera),” ungkapnya.

Namun saat ini, keberadaannya sudah terdata oleh Pemerintah Desa Tegalsari. Selain dia, juga ada suporter lain asal desa tersebut sudah dilaporkan ke crisis center tersebut.

”Saya berangkat sama dua temen lain tetangga. Mereka juga korban, tapi Alhamdulillah selamat,” ucapnya, lega.

Nur sendiri tidak menyangka malam itu berakhir tragis. Sejauh pengalaman dia menonton sejak kelas satu SMP, baru kali ini dia merasakan kengerian akibat paparan gas air mata.

”Sebelumnya sudah pernah ngalamin, di tahun 2018 itu waktu lawan Persib. Tapi saya berhasil lari keluar dan selamat. Gak separah sekarang,” pungkasnya.

Tags: Kabupaten Malangkorban tragedi kanjuruhantargedi kanjuruhan
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Sekda Kota Batu.

3 Daftar Kandidat Kuat Calon Sekda Kota Batu, Siapa yang Terbaik Duduki Kursi?

by Dwi Linda
05/06/2026 3:16 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Proses seleksi yang panjang akhirnya menentukan tiga kandidat kuat calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu. Ketiga calon...

Jombang

IPAL Rp7 M Belum Rampung, Sungai di Jombang Tercemar Limbah Tahu Bau Menyengat hingga 4 Km

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 2:30 PM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Bau menyengat dari limbah industri tahu, meresahkan warga di sepanjang aliran sungai Kecamatan Jogoroto dan sekitarnya, Kabupaten...

Mojokerto

Momen Libur Panjang, Stasiun Mojokerto Layani 9.000 Lebih Pelanggan

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 2:05 PM
0

MOJOKERTO, Tugujatim.id - Pihak PT Kereta Api Indonesia melalui Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menyampaikan catatan atas momen libur panjang...

Jatim

BMKG: Waspada Kabut Tebal dan Angin Kencang di Jatim, Jumat 5 Juni 2026

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:11 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jatim Jumat (05/06/2026) didominasi udara kabur dan berawan di banyak wilayah, dengan beberapa daerah dataran tinggi...

Next Post
Oknum anggota TNI. (Foto: Dok. Penrem 083/Baladhika Jaya/Tugu Jatim)

Oknum Anggota TNI Terancam Dipidana Lakukan Kekerasan pada Suporter? Kasad Dudung: Telusuri Dulu Sejauh Mana Terlibat

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID