• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gas air mata kedaluwarsa. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Kevia Naswa, korban tragedi Kanjuruhan yang matanya masih memerah akibat terkena gas air mata dalam tragedi Kanjuruhan, Selasa (11/10/2022). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Kasus Gas Air Mata Kedaluwarsa, Korban Tragedi Kanjuruhan: Polisi Tak Tahu Gimana Rasanya

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Gas air mata kedaluwarsa diakui Polri dipakai dalam tragedi Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (01/10/2022). Bahkan, gas air mata itu diklaim tak berbahaya karena kadar zat kimianya berkurang. Tapi, pendapat berbeda dilontarkan korban tragedi Kanjuruhan.

Salah satu korban tragedi Stadion Kanjuruhan Kevia Nazwa, 18, warga Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, ini mengatakan, matanya hingga saat ini masih memerah karena gas air mata itu cukup menyakitkan.

You might also like

Jatim

BMKG: Waspada Kabut Tebal dan Angin Kencang di Jatim, Jumat 5 Juni 2026

05/06/2026 8:11 AM
Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM

“Mungkin polisinya tidak merasakan langsung. Tapi, yang dirasakan orang awam saat itu panik. Yang saya rasakan, mata perih hingga dada sesak,” ucapnya pada Selasa (11/10/2022).

Menurut dia, pengelihatannya sampai tak bisa digunakan dengan baik saat terkena gas air mata secara langsung.

“Pedih sampai gak bisa lihat,” ujarnya.

Bahkan, pipi Kevia juga ada flek yang bisa hilang setelah 3 hari kemudian. Kini setelah 10 hari tragedi berlalu, mata Kevia masih merah dan belum pulih. Dia mengatakan, pihak kepolisian mungkin juga tak mengetahui jika ada banyak anak-anak, perempuan, hingga ibu-ibu di dalam stadion.

“Mungkin polisinya gak tahu, kan di sana banyak anak kecil, anak perempuan dan ibu ibu,” paparnya.

Dia mengkhawatirkan gas air mata kedaluwarsa itu membuat efek penderita asma dan lain-lainnya.

“Takutnya kalau ada yang punya penyakit asma kan rentan kalau kena gas air mata,” imbuhnya.

Untuk diketahui, ada 131 suporter jadi korban meninggal dalam tragedi Stadion Kanjuruhan yang terjadi pada 1 Oktober 2022. Ratusan korban luka juga berjatuhan dalam tragedi itu.

 

Tags: Artikel tragedi Stadion KanjuruhanBerita korban tragedi KanjuruhanBerita suporter tragedi KanjuruhanBerita update tragedi Stadion Kanjuruhangas air mataGas air mata kedaluwarsaInsiden gas air mataKasus gas air mataKasus gas air mata di Stadion KanjuruhanKesaksian korban tragedi Kanjuruhan soal gas air mataKorban tragedi gas air mataKota Malang hari ini
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Jatim

BMKG: Waspada Kabut Tebal dan Angin Kencang di Jatim, Jumat 5 Juni 2026

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:11 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jatim Jumat (05/06/2026) didominasi udara kabur dan berawan di banyak wilayah, dengan beberapa daerah dataran tinggi...

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Next Post
Tragedi Kanjuruhan. (Foto: Bayu Eka/Tugu Jatim)

Aku dan Tragedi Kanjuruhan di Malam Jahanam!

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID