• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Truk molen ambles. (Foto: dok. warga/Tugu Jatim)

Truk molen pembangunan proyek gorong-gorong yang ambles di kampung, Kelurahan Pisang Candi. (Foto: dok. warga)

Imbas Truk Molen Ambles, Warga Kota Malang Tolak Alat Berat Masuk Kampung

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Peristiwa truk molen ambles saat pengerjaan gorong-gorong pada Senin (24/10/2022), membuat warga Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, mengeluh karena terdampak hingga menimbulkan kemacetan. Apalagi jalan-jalan kampung di rumah warga rusak karena tidak bisa menahan beban truk molen.

Akibat truk molen ambles, akses jalan rusak dan kanopi rumah warga pesok terbentur bodi alat berat itu.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

“Truk molen ambles itu terjadi waktu Magrib. Suaranya seperti suara bom atau petir, duarrr gitu,” kata Sri Hartono, pemilik rumah, Rabu (26/10/2022).

Truk molen ambles. (Foto: dok. warga/Tugu Jatim)
Warga membantu mengevakuasi truk molen yang ambles di kampung, Kelurahan Pisang Candi. (Foto: dok. warga)

Dia mengaku heran bagaimana bisa alat berat itu bisa menggunakan akses jalan kampung di Kelurahan Pisang Candi. Sebab, titik pembangunan itu lebih dekat melalui Jalan Terusan Dieng.

“Seharusnya kan bisa lewat jalan raya (Jalan Terusan Dieng) itu. Lewat itu dekat lho, gak sampai 25 meter. Kenapa lewat jalan kampung,” ujarnya.

Truk molen ambles. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Warga Kelurahan Pisang Candi menunjukkan lokasi jalan yang ambles dan kerusakan akibat dilintasi alat berat pembangunan gorong-gorong. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Menurut dia, truk moleh melewati jalan kampung hingga 5 kali dalam sehari.

“Setahu saya, truk molen itu sehari sampai 5 kali lewat sini, pagi ada, siang, malam ada. Memang ada pembangunan. Tapi masak jalan kampung dipakai akses alat berat,” imbuhnya.

Sri Hartono mengatakan, sempat terjadi adu mulut antara pihak warga dan kontraktor saat insiden truk molen ambles itu terjadi. Dia mengaku heran kepada pihak kontraktor pembangunan yang justru tampak angkuh saat ditegur.

“Sopirnya bilang sudah hati-hati, tapi dia saat ditegur angkuh. Sebenarnya kalau minta maaf dulu, selesai permasalahannya,” katanya.

Dia mengatakan, truk molen itu tampak memuat adonan cor. Menurut dia, saat truk itu ambles, muatannya hendak dipindah ke truk molen lain. Namun, pemindahan itu tidak bisa dilakukan. Truk itu kemudian bisa dievakuasi dengan bantuan warga.

Hingga akhirnya, pihak kontraktor meminta maaf kepada warga. Pihak kontraktor juga telah memperbaiki jalan kampung yang ambles dengan mengecornya. Namun, menurut Sri, kanopi rumahnya yang rusak belum diperbaiki.

“Kemarin (Selasa) mereka memperbaikinya. Tapi, kanopi rumah saya belum diperbaiki, janjinya akan diperbaiki semua,” ucapnya.

Truk molen ambles. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Pembangunan gorong-gorong di dekat Jalan Terusan Dieng, Kota Malang. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Dia berharap, jalan kampung tidak digunakan lagi untuk akses alat berat. Sebab, tentu alat berat proyek pembangunan bisa merusak jalan kampung. Terlebih, tidak ada pemberitahuan dari pihak RT/RW bahkan kelurahan bahwa jalan kampung itu akan digunakan akses alat berat.

“Perangkat kelurahan harus terbuka pada warga. Karena tidak ada pemberitahuan. Kami juga berharap ke depannya tidak ada lagi alat berat melintasi jalan kampung. Kalau bisa jalan ditutup saja untuk alat berat,” ujarnya.

 

Tags: Berita truk molen amblesDampak truk molen ambles masuk kampungInsiden truk molen amblesKecelakaan truk molenKota Malang hari iniPengerjaan gorong-gorong di Kota MalangPeristiwa truk molen amblesTruk molen amblesTruk molen ambles di Kota Malang
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Tuban. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

3 Desa Rawan Polemik saat Pilkades Serentak, Bupati Tuban: Siagakan 1.400 Personel Gabungan 

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID