• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Aparat gabungan melakukan patroli skala besar selama masa PPKM di Kota Malang. Tapi, muncul kebijakan baru yaitu PPKM mikro untuk mencegah persebaran Covid-19. (Foto: Azmy/Tugu Jatim)

Aparat gabungan melakukan patroli skala besar selama masa PPKM di Kota Malang. Tapi, muncul kebijakan baru yaitu PPKM mikro untuk mencegah persebaran Covid-19. (Foto: Azmy/Tugu Jatim)

Ada Kebijakan Baru PPKM Mikro, Bagaimana dengan Kota Malang?

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah RI kembali mencanangkan kebijakan baru terkait persebaran Covid-19, yakni pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro dalam waktu dekat. Informasi yang dihimpun Tugu Malang, partner Tugu Jatim, PPKM mikro akan mulai pada 9 Februari 2021. Sifat pembatasan aktivitasnya ini lebih ke skala kecil, yaitu di tingkat kelurahan atau desa.

Kabag Humas Pemkot Malang Nur Widianto saat dikonfirmasi terkait hal itu, pihaknya juga sudah menerima surat tembusan dari Mendagri terkait PPKM mikro. Namun, Pemkot Malang masih belum ada keputusan untuk merumuskan teknis pelaksanaannya.

You might also like

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

20/07/2026 6:05 PM
Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

20/07/2026 5:18 PM

“Kalau produk regulasi surat edaran (SE) belum dikeluarkan. Tapi, secara spirit Pak Wali Kota (Sutiaji, red) selalu menganjurkan penguatan protokol kesehatan (prokes) di tingkat RT-RW, di mana itu linier dengan program kampung tangguh yang selama ini sudah berjalan,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media Minggu (07/02/2021).

Sebelumnya, Wali Kota Malang Sutiaji mengklaim selama 28 hari pemberlakuan PPKM di Kota Malang mampu menurunkan angka penularan (rate of transmission, RoT) Covid-19.

Pria kelahiran Lamongan itu mengungkapkan, tingkat RoT sebelumnya, yakni 1,2 persen. Kini menurun jadi nol sepersekian persen. Penurunan juga terjadi di segi angka kematian. Dari sebelumnya 9,2 persen, kini jadi 8,7 persen.

Selain itu, dari sisi angka kesembuhan pasien di Kota Malang juga mengalami peningkatan dari 84,4 persen, kini jadi 87 persen. Melihat hasil itu, artinya ada tren positif yang bisa dituai.

“Rupanya dengan pembatasan aktivitas, ada hasil yang signifikan. Maka dari itu, saya harap kesadaran masyarakat untuk menerapkan prokes tetap berjalan. Utamanya menggunakan masker dengan benar,” ungkapnya kepada awak media.

Dia juga berharap pelaku usaha bisa menjadi perpanjangan tangan edukasi tersebut. Bagaimanapun prokes menjadi satu-satunya senjata ampuh dalam upaya penanganan wabah sembari memulihkan ekonomi.

Selain itu, amanah juga diembankan pada pejabat di tingkat lurah, RT, dan RW untuk menjaga kesadaran masyarakat menerapkan disiplin 5M. Operasi penegakan disiplin juga sebaiknya ditingkatkan di lingkup kecil.

“Kalau bisa tiap tiga kali seminggu melibatkan perangkat kelurahan, babinkamtibmas, dan babinsa untuk memberi woro-woro terkait disiplin prokes,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Satpol PP Kota Malang Priyadi justru berharap tidak ada lagi PPKM jilid berikutnya. Menurut dia, selama PPKM jilid 1 dan 2, tingkat kepatuhan masyarakat akan prokes sudah mulai tumbuh.

Bahkan, dia mengaku bahwa personel satpol PP mulai kelelahan dalam mengawasi setiap hari selama masa PPKM. “Soal urusan diperpanjang atau tidak, sebenarnya kami sudah capek, Mas. Malang juga sudah mulai zona oranye, angka kasusnya juga menurun. Harapannya, ya tidak ada perpanjangan lagi,” ujarnya.

Seperti diketahui, kebijakan Mendagri No 3/2021 terkait PPKM Mikro ini akan berlangsung mulai 9-22 Februari 2021. (azm/ln)

 

Tags: COVID-19 covid19kebijakan baruKota MalangPPKMPPKM mikro
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:30 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Produk rajut milik Ernawati, pelaku UMKM asal Desa Candipari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, berhasil lolos kurasi Dinas...

Next Post
Ilustrasi pelaku usaha dan UMKM terdampak pandemi COVID-19. (Foto: Pixabay) tuban tugu jatim

90 Ribu Pelaku Usaha di Tuban Terdampak Pandemi COVID-19

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID