Tugujatim.id – Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman Affan Kurniawan (20), korban tewas driver ojol terlindas rantis Brimob saat demo ricuh di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.
Jenazah Affan dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, pada Jumat pagi (29/8/2025). Sekitar pukul 10.20 WIB, jenazah dimasukkan ke liang lahat dengan iringan doa dari keluarga, kerabat, dan ribuan pengemudi ojol yang datang memberikan penghormatan terakhir. Presiden Prabowo Turut Sampaikan Bela Sungkawa
Berdasarkan data yang dihimpun Tugujatim.id, sejak pagi, sekitar seribuan driver ojol dari berbagai komunitas telah berkumpul di kawasan rumah duka, Jalan Blora, Menteng, Jakarta Pusat. Mereka ikut menyalatkan jenazah sebelum konvoi mengiringi mobil ambulans menuju TPU Karet Bivak.
Sepanjang perjalanan, deretan ojol dengan jaket hijau memenuhi jalan raya. Mereka kompak membunyikan klakson sebagai bentuk penghormatan dan agar kendaraan lain memberi jalan. Suasana duka bercampur haru begitu terasa sepanjang iring-iringan tersebut.
Hal itu nampak dalam video yang beredar ramai di sosial media, salah satunya dari akun X (Twitter) @agtblhkk.

Dalam video itu, ia juga menuliskan caption bela sungkawa. “Kawan-kawan ojol mengantarkan Alm. Affan Kurniawan ke pemakaman. Al-Fatihah, semoga diampuni segala dosa-dosanya, husnul khotimah untuk Alm. Affan,” tulisnya.
Kemudian disambut dengan berbagai komentar netizen yang ikut berduka. “Sebelumnya kita gak kenal Affan, tapi kepergiannya bikin patah hati banyak orang. Allah yg gerakkan hati kita sehingga merasakan kesedihan atas kepergiannya. Mungkin ada suatu kebaikan yg selalu Affan lakukan scara sembunyi2 dgn penuh ikhlas, hari ini Allah tampakkan kebaikan tsb,” ungkap akun X (Twitter) bernama @mollijomolli
Tokoh Nasional hingga Perwira Polisi Hadir
Tidak hanya keluarga dan rekan sejawat, sejumlah tokoh publik hadir di pemakaman Affan. Di antaranya Direktur Utama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, Patrick Walujo, mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Anggota DPR Rieke Diah Pitaloka serta Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi.
Beberapa perwira polisi juga tampak hadir untuk memberikan penghormatan terakhir, di tengah sorotan publik terkait insiden yang menimpa almarhum. Kehadiran mereka menjadi sorotan lantaran kasus ini kini tengah dalam penyelidikan Propam Polri.
Insiden yang Memicu Gelombang Duka
Seperti diberitakan sebelumnya, Affan Kurniawan meninggal dunia setelah dilindas mobil taktis Rimueng Brimob saat aparat berupaya membubarkan massa aksi di kawasan Pejompongan, Kamis malam.
Affan sempat dibawa ke Rumah Sakit Nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM). Namun, nyawanya tidak tertolong saat mendapatkan penanganan.
Peristiwa tragis ini memicu gelombang reaksi publik karena detik-detik kejadian terekam video dan viral di media sosial. Polisi telah mengamankan tujuh oknum Brimob yang diduga terlibat dalam insiden tersebut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Tanggapan Presiden Prabowo Subianto
Tragedi ini akhirnya mengundang tanggapan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Dalam pernyataan resmi yang dirilis Jumat (29/8/2025), Presiden menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Affan.

“Saya atas nama pribadi dan pemerintah Republik Indonesia mengucapkan turut berduka cita dan menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya. Saya sangat prihatin dan sedih atas peristiwa ini. Pemerintah akan menjamin kehidupan keluarganya,” ucap Prabowo.
Presiden juga mengaku kecewa atas tindakan aparat di lapangan. “Saya terkejut dan kecewa dengan tindakan petugas yang berlebihan saya sudah perintahkan agar insiden tadi malam diusut secara tuntas dan transparan serta petugas-petugas yang terlibat harus bertanggung jawab seandainya diketemukan mereka berbuat di luar kepatutan dan ketentuan yang berlaku akan kita ambil tindakan sekeras-kerasnya sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Feni Yusnia
Editor: Darmadi Sasongko








