• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
DPRD Jember

Anggota Komisi C DPRD Jember, David Handoko Seto saat melakukan sidak ke tambak udang. (Foto: Diki Febrianto)

Temuan Sidak Pengolahan Air Limbah Tambak Udang di Jember Tidak Sesuai IPAL, Begini Penjelasanya

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
1 year ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Komisi C DPRD Jember bekerja sama dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) Pengolahan Air Limbah Tambak Udang yang terletak di Kepanjen, Kecamatan Gumukmas.

Pemeriksaan ini mengungkap dugaan ketidaksesuaian dalam pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang diduga tidak memenuhi standar dan berpotensi mencemari lingkungan sekitar, terutama lahan pertanian.

You might also like

Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

22/07/2026 9:39 AM
Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

22/07/2026 7:46 AM

Sistem IPAL Masih Jauh dari Standar

Salah seorang anggota Komisi C DPRD Jember, David Handoko Seto menyatakan, dari hasil pengecekan awal belum dilakukan pengambilan sampel, namun temuan awal menunjukkan bahwa sistem IPAL di tambak tersebut masih jauh dari standar yang diwajibkan.

“Walaupun kami belum mengambil sampel untuk analisa lebih lanjut, penilaian awal kami mengindikasikan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan limbah yang ada,” ungkap David Handoko Seto saat dikonfirmasi pada Minggu (1/3/2025).

BACA JUGA: Limbah Tambak Udang Rusak Kesuburan Sawah di Gumukmas Jember, 200-an Hektare Lahan Tak Layak Tanam

Selain permasalahan pada pengolahan limbah, tim inspeksi juga menemukan bahwa jaringan pembuangan air tambak belum memenuhi spesifikasi teknis. Saluran pembuangan yang seharusnya mengalirkan limbah dengan aman ke sungai, yang merupakan aset milik provinsi, diketahui mengalami kebocoran.

“Dari total delapan klep yang dirancang untuk beroperasi, hanya empat yang berfungsi. Akibatnya, saat proses pembuangan berlangsung, beberapa klep tetap tertutup sehingga limbah langsung mengalir ke sungai, berdampak pada lahan pertanian seluas sekitar 200 hektar,” jelasnya.

Pemeriksaan di lapangan juga mencatat adanya pergeseran kondisi tanah di area sawah yang terdampak. Pengukuran keasaman tanah menunjukkan nilai pH sekitar 5, jauh di bawah standar lahan pertanian yang seharusnya memiliki pH antara 6,5 hingga 7.

BACA JUGA: Data BPJS Tak Sinkron Hambat Pemulangan Pasien di RSD dr Soebandi, DPRD Jember Turun Tangan

Kondisi ini menandakan bahwa kualitas tanah telah terkontaminasi oleh limbah yang tidak terkelola dengan baik. Menanggapi temuan tersebut, Komisi C DPRD Jember berencana melaporkan hasil inspeksi ini kepada pimpinan DPRD agar pengusaha tambak terkait segera dipanggil.

“Kami harus menemukan solusi yang tepat bagi para petani yang lahan usahanya terdampak, dan pengelolaan IPAL harus segera diperbaiki agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas terhadap lingkungan,” tegas David Handoko Seto.

Pada saat sidak, pimpinan manajemen tambak tidak berada di lokasi, sehingga kehadiran hanya diwakili oleh staf dari tambak DGS.

Selanjutnya, DPRD juga akan mengajak Dinas Pengairan Provinsi untuk memeriksa kondisi jaringan irigasi guna memastikan tidak terjadi pencemaran lanjutan, mengingat lokasi tambak yang berada di utara sistem sungai utama, berbeda dengan tambak lain yang lebih dekat ke pesisir.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Penulis : Diki Febrianto

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: berita jemberDPRD JemberJemberKabupaten Jember
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

by Dwi Linda
22/07/2026 9:39 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas pada Agustus 2026 diproyeksikan didatangi sekitar...

Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

by Dwi Linda
22/07/2026 7:46 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (22/07/2026) didominasi cerah dan udara kabur di banyak kabupaten/kota. BMKG mengeluarkan peringatan...

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Next Post
Legenda Gunung Tangkuban Perahu, Dongeng Kisah Cinta dan Kutukan

Legenda Gunung Tangkuban Perahu, Dongeng Kisah Cinta dan Kutukan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID