PASURUAN, Tugujatim.id – Nilai investasi di Kabupaten Pasuruan tidak mencapai target Rp 10 triliun hingga jelang akhir 2021. Sepanjang 2021, nilai investasi di Kabupaten Pasuruan turun jauh dari target dan hanya mencapai angka Rp 6,3 triliun.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pasuruan Eddy Supriyanto mengungkapkan, realisasi investasi turun jauh dari target terutama karena pandemi Covid-19.
“Pertama jelas karena terdampak pandemi,” ujar Eddy.
Selain pandemi, dia mengatakan, belum rampungnya rancangan perda rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kabupaten Pasuruan juga menghambat para investor.
“Sehingga banyak investor masih menunggu perda RTRW selesai,” imbuhnya.
Secara rinci, dari target investasi tahun 2021 senilai Rp 10 triliun, hanya terealisasi sekitar Rp 6.361.030.469.903.
“Data dari Januari-Oktober 2021 hanya terealisasi 63,61 persen,” ungkapnya.
Capaian investasi Kabupaten Pasuruan pada 2021 ini sangat jauh menurun dibanding dengan 2020 lalu. Pada 2020, dari target investasi Rp 9,5 triliun bisa tembus hingga Rp 10 triliun.
“Jika semua persoalan pandemi itu selesai. Semoga target investasi bisa terpenuhi. Kalau belum, nantinya target investasi sangat sulit untuk dikejar,” ujarnya.








