• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Aksi Malang Menghitam. Foto: Bayu Eka/Tugu Jatim

Aksi Malang Menghitam. Foto: Bayu Eka/Tugu Jatim

Aksi Malang Menghitam Wujud Aremania Cinta Damai

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Aksi Malang Menghitam yang dilakukan Aremania bertepatan dengan 40 hari tragedi Kanjuruhan berlangsung damai dan lancar. Tidak tampak aparat kepolisian berseragam melakukan pengamanan dalam aksi yang terpusat di bundaran Alun-alun Tugu Kota Malang, pada Kamis (10/11/2022) itu.

Dalam aksi itu, ribuan Aremania melakukan long march dari Stadion Gajayana Kota Malang mulai sekitar pukul 12.00 WIB. Long march itu dilakukan dengan melalui Jalan Tangkuban Perahu, Jalan Kawi, Jalan Jenderal Basuki Rachmat, Jalan Kahuripan, hingga berakhir di titik pusat di bundaran Alun-alun Tugu Kota Malang.

You might also like

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

20/07/2026 9:04 PM
Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

20/07/2026 6:05 PM

Dalam long march itu, Aremania menggotong ratusan keranda dan ratusan foto korban tragedi Kanjuruhan. Selain itu, mereka juga melakukan aksi teatrikal tragedi Kanjuruhan. Aremania memperagakan aksi penembakan gas air mata hingga menginjak-injak suporter Arema FC.

WhatsApp Image 2022 11 10 at 15.22.58
Teatrikal tragedi Kanjuruhan. Foto: Bayu Eka/Tugu Jatim

Tak hanya itu, ribuan Aremania juga melakukan aksi doa bersama untuk para korban meninggal tragedi Kanjuruhan. Kemudian mereka melakukan orasi untuk menyampaikan tuntutan keadilan bagi para korban tragedi Kanjuruhan meski hujan lebat mengguyur.

Dalam aksi Malang Menghitam itu, Aremania menyuarakan tiga tuntutan utama. Mereka menyebutnya sebagai Tritura atau Tiga Tuntutan Rakyat.

1. Seret, tangkap dan adili:
a. Seluruh aktor di balik tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022
b. Seluruh eksekutor lapangan tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022

WhatsApp Image 2022 11 10 at 15.13.50
Aksi Malang Menghitam. Foto: Bayu Eka/Tugu Jatim

2. Jadikan tragedi Kanjuruhan sebagai pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat, bukan hanya sebagai Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) ringan.

3. Bayar segala kerugian yang diderita korban dan keluarga korban tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022 melalui mekanisme kompensasi dan restitusi.

Dalam aksi itu, sama sekali tidak tampak aparat kepolisian berseragam melakukan pengamanan. Hanya tampak petugas Satpol PP Kota Malang dan armada Pemadam Kebakaran Kota Malang yang bersiaga di antara Aremania.

Menanggapi hal itu, Koordinator Aksi Aremania, Arif Setiawan mengatakan bahwa Aremania memang cinta Malang. Aremania juga memang tidak menginginkan terjadinya kerusakan akibat aksi yang dilakukan Aremania. Bahkan, Aremania sudah menyiapkan kantong sampah dalam aksi Malang Menghitam itu agar tak ada sampah pasca Aremania melakukan aksi.

“Yang pasti, kami Aremania mencintai kota kami. Tidak ada sejarah Aremania merusak kandangnya sendiri. Termasuk tragedi Kanjuruhan kemarin tidak ada sama sekali pedagang yang mengaku dijarah dan sebagainya,” kata Arif.

Dalam aksi Aremania gelombang ketiga pasca tragedi Kanjuruhan yang juga berjalan tanpa kericuhan itu, Arif mengatakan bahwa itu juga sebagai pesan moral bahwa Aremania memang cinta damai. Tidak seperti pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya yang dikawal ribuan aparat kepolisan, justru memakan 135 korban jiwa.

“Sebenarnya yang patut dicatat itu, kami bukan musuh polisi, tapi oknumnya,” pungkasnya.

Tags: AremaniaKota Malangmalang menghitam
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Next Post
karaoke tugu jatim

Warung Karaoke Remang-remang di Pasuruan Disorot

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID