MOJOKERTO, Tugujatim.id – Insiden tewasnya ojol terlindas mobil Rantis Brimob saat terjadi demo di Jakarta dikecam banyak pihak. Salah satunya Aktivis HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) Jatim asal Mojokerto, Tsabit Ikhmaddi yang mendesak kasus tersebut driver yang diusut secara transparan, tuntas dan berkeadilan.
Desakan ini beriringan tingginya kecaman publik terhadap video rantis Brimob yang melindas pria berjaket ojol trending di media X (dulunya Twitter) dengan tagar #PolisiPembunuhRakyat. Tagar ini disebarkan oleh lebih dari 71 ribu akun hingga Jumat (29/08/2025).
Tsabit menambahkan bahwa pihak kepolisian harus mengusut kasus ini secara tuntas dan pelaku mendapat sanksi tegas.
“Perihal kejadian yang menimpa salah satu driver ojol, kami meminta pelaku ditindak tegas dan transparan hingga kasus ini tuntas,” ujar Ketua Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Jawa Timur Bidang Politik dan Demokrasi ini.

Tsabit melanjutkan, pihak keamanan seharusnya paham tugas pokok dan fungsi (tupoksi) mereka sebagai pihak pengaman.
“Ini kan (demo) menunjukkan bahwa demokrasi kita berjalan, apalagi ini diatur dan dilindungi oleh undang-undang. Jangan sampai pihak yang seharusnya melakukan pengamanan malah menjelma menjadi ketidakamanan itu sendiri,” kecamnya.
“Polri harus berbenah, sebab seringkali saat ada demonstrasi, kawan-kawan mahasiswa menerima perlakuan represif. Terlebih, luka kita belum kering akibat tragedi di Kanjuruhan Malang. Malah sekarang di depan mata kita, mereka melindas masyarakat dengan rantis,” tutup Tsabit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








