Akun FB Palsu Catut Nama Kapolresta Malang Kota, Ajak Warga Ikut Lelang Barang Sitaan - Tugujatim.id

Akun FB Palsu Catut Nama Kapolresta Malang Kota, Ajak Warga Ikut Lelang Barang Sitaan

  • Bagikan
Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto tegas akan kembali memberlakukan pemadaman lampu PJU. (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto tegas akan kembali memberlakukan pemadaman lampu PJU. (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

MALANG, Tugujatim.id – Nama Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto dicatut oknum tak dikenal lewat pembuatan akun Facebook (FB). Diketahui, akun palsu ini diduga digunakan untuk melakukan aksi penipuan.

Dari hasil penelusuran pihak kepolisian, terpampang jelas nama dan foto-foto pria yang akrab disapa Buher itu dengan berseragam dinas. Namun aneh, dalam postingan akun ini berisi ajakan mengikuti kegiatan ‘Event Lelang Barang Sitaan Bea dan Cukai Negara di Kantor KPKNL’.

Tak hanya itu, pembuat akun juga membuat sebuah grup event lelang lengkap dengan gambar-gambar barang yang akan dilelang.

Akun Facebook palsu menyaru nama Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto yang digunakan untuk melakukan penipuan. (Foto: tangkapan layar)
Akun Facebook palsu menyaru nama Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto yang digunakan untuk melakukan penipuan. (Foto: tangkapan layar)

Dikonfirmasi terkait kebenaran akun ini, Buher membenarkan jika akun itu adalah palsu. Buher malah mengaku tidak memiliki akun media sosial satupun, baik di facebook, twitter bahkan instagram sekalipun.

”Saya pastikan itu adalah akun palsu. Bagi warga yang tahu akun dengan nama saya tersebut untuk jangan dipercaya,” ungkap dia, Rabu (28/7/2021).

Mantan Kapolres Batu ini juga menegaskan, bahwa setiap foto dirinya yang diunggah oleh mitra atau pihak lain, sudah bisa dipastikan telah dalam ikatan kerjasama resmi. Apalagi jika dalam akun itu menawarkan barang atau jasa dengan harga yang tidak wajar.

“Kami imbau masyarakat untuk berhati-hati. Jangan sampai akun ini memakan korban. Sejauh ini, belum ada korban dan jangan sampai ada,” imbaunya.

  • Bagikan