• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Frenanda Gunawan Eko Chondro, pelajar SMAN 2 Bondowoso yang banyak melakukan kegiatan sosial untuk masyarakat. (Foto: Dokumen) tugu jatim

Frenanda Gunawan Eko Chondro, pelajar SMAN 2 Bondowoso yang banyak melakukan kegiatan sosial untuk masyarakat. (Foto: Dokumen)

Andan, Pelajar SMAN 2 Bondowoso yang Menginspirasi

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

BONDOWOSO, Tugujatim.id – Pandemi Covid-19 telah memberikan imbas yang sangat besar terhadap dunia pendidikan, khususnya terhadap anak-anak Indonesia. Bisa dibayangkan sekian lama mereka kehilangan hak nya dalam mengenyam pendidikan yang seharusnya. Walau pada akhirnya mereka mendapat kesempatan untuk melakukan pembelajaran jarak jauh. Namun keadaan ini jelas berbeda dengan pembelajaran tatap muka langsung. Bisa dibayangkan bagaimana dampaknya bagi anak didik di Indonesia.

Belum lagi aspek ekonomi, keadaan ekonomi keluarga turut memberi imbas yang besar. Sehingga banyak dari mereka yang harus bekerja untuk membantu orang tua mereka. Bahkan resiko putus sekolah menjadi sesuatu yang tidak dapat dipungkiri.

You might also like

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

13/06/2026 2:25 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM
Frenanda Gunawan Eko Chondro, pelajar SMAN 2 Bondowoso yang begitu menginspirasi. (Foto: Dokumen) tugu jatim
Frenanda Gunawan Eko Chondro, pelajar SMAN 2 Bondowoso yang begitu menginspirasi. (Foto: Dokumen)

Pandemi memang datang dengan tiba-tiba dan secara langsung merubah kehidupan kita semua. Namun di lain sisi, keadaan yang serba sulit dan berat ini justru menumbuhkan kepedulian di antara kita. Salah satunya yang ditunjukkan oleh remaja asal Bondowoso yang baru berusia 16 tahun ini.

Frenanda Gunawan Eko Chondro atau yang akrab dipanggil Andan ini adalah seorang pelajar kelas 10 MIPA 1 SMA Negeri 2 Bondowoso. Putra dari pasangan Baskoro dan Novriyanti ini pada tahun 2018 mendirikan sebuah komunitas yang bergerak dalam kemanusiaan yaitu Komunitas Anak Diatas Awan.

Remaja ini sering turun dalam membantu sesama khususnya di masa pandemi. Dengan menyisihkan uang jajan dia berusaha membantu orang lain. Pada bulan Maret 2021, remaja ini membentuk The Frenz yang fokus dalam entrepreneurship. Mengajak anak-anak seusianya untuk mulai belajar entrepreneur. The Frenz ini sekarang memiliki sebuah usaha kecil “Juice & Bread”. Dan sebagian hasil dari usaha ini juga dialokasikan untuk membantu orang lain.

Salah satu kegiatan sosial yang dilakukan Andan di tengah kesibukannya sebagai pelajar. (Foto: Dokumen) tugu jatim
Salah satu kegiatan sosial yang dilakukan Andan di tengah kesibukannya sebagai pelajar. (Foto: Dokumen)

Tidak berhenti sampai di sini, Andan juga mengkampanyekan Cinta dan Bangga Produk Lokal lewat Gerakan #2kuproduklokal. Remaja ini juga terpilih menjadi Mitra Muda UNICEF [2021-2022]. Dan pada bulan Juni 2021, terpilih untuk mengikuti Konferensi Kebaikan Indonesia yang di selenggarakan oleh UNICEF Indonesia dan U-Report Indonesia. Di hadiri oleh banyak pihak seperti Siwon Choi – Duta Regional UNICEF untuk Kawasan Asia Timur dan Pasifik dan Najwa Shihab. Serta menjadi Koordinator Wilayah Bondowoso di Kindness Leader Indonesia, Jawa Timur.

Dalam sebuah postingan di akun Instagram pribadinya, Andan menyampaikan bahwa hidup adalah sebuah proses.

“Dalam hidup, jika kita sukses maka proses perjalanan kita, kegagalan kita, bahkan kesalahan kita, semua akan menjadi inspirasi bagi orang lain. Tetapi, jika kita gagal dan tidak bangkit untuk berusaha kembali, maka kisah kita, proses perjuangan kita, hingga kegagalan kita, hanya akan menjadi kenangan bagi diri kita sendiri,” ujar Andan. (Ads)

Tags: pelajarpendidikansekolahsiswasosoksosok inspiratif
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

by Dwi Linda
13/06/2026 2:25 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Kauman, Kota Blitar, kini mencapai progres fisik lebih...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

UNEJ

Mahasiswa UNEJ Sulap Limbah Kulit Kopi Jadi Snack Bar Kaya Antioksidan

by Mochamad Abdurrochim
10/06/2026 10:30 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pangan (THP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UNEJ berhasil mengembangkan ChocoCara Bar. Chococara...

Siswa di Kota Blitar.

15 Ribu Siswa di Kota Blitar Tak Dapat MBG Imbas Transfer BGN Macet, 8 SPPG Stop Beroperasi

by Dwi Linda
09/06/2026 9:03 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 15.000 hingga 16.000 siswa di Kota Blitar sementara waktu tidak menerima pasokan Program Makan Bergizi Gratis...

Next Post
Wali Kota Malang Sutiaji (kanan) bersama Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi saat mengunjungi SD dan SMP di Kota Malang untuk meninjau persiapan sekolah tatap muka. (Foto: Rizal Adhi/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Malang Raya Turun ke Level 3, Sekolah Tatap Muka Segera Terlaksana

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID