MOJOKERTO, Tugujatim.id – Fokus pengurangan sampah menjadi salah satu perhatian utama legislator RI Meitri Citra Wardani. Anggota Komisi XII DPR RI dari Dapil VIII Jawa Timur (Jombang, Madiun, Mojokerto, dan Nganjuk) ini menjelaskan bahwa sampah terutama sampah plastik masih menjadi ancaman.
“Berdasarkan data KLHK tahun 2024, Indonesia menghasilkan 68 juta ton sampah per tahun. Sampah plastik masih menjadi ancaman. Adanya kegiatan ini untuk memberikan pendampingan intensif untuk masyarakat,” kata Meitri saat ditemui di sela acara bimbingan teknis pengurangan sampah di Aston Mojokerto, Rabu (08/10/2025).
Meitri melanjutkan, kegiatan ini sekaligus menjelaskan peran Komisi XII DPR RI untuk persoalan sampah. Meliputi sisi regulasi yakni revisi dan harmonisasi regulasi terkait sampah dan ekonomi sirkular. Lalu dari anggaran berupa mengawal APBN untuk IPAL, TPS3R, Bank Sampah dan lainnya.
“Dari sisi pengawasan, kami mengawasi implementasi program KLH terkait pengelolaan sampah. Lalu dari sisi advokasi masyarakat, berupa edukasi perubahan perilaku konsumtif menuju minim sampah,” sambung Meitri.
Meitri melanjutkan, masalah sampah bukan hanya soal estetika tapi juga soal keberlanjutan lingkungan dan keselamatan masyarakat.
“Sampah juga bisa bernilai ekonomi tinggi bila dikelola dengan baik. Seperti limbah kain jeans yang diubah menjadi barang seperti tas, topi, dan lain-lain,” tandasnya.
Sementara, salah satu peserta bimbingan teknis yakni Riani dari Bank Sampah Induk Kota Mojokerto mengaku banyak mendapat ilmu tentang pengurangan sampah.
“Kami terbantu sekali, tadi mendapat banyak pelajaran tentang bagaimana agar sampah tidak berakhir di TPA. Sampah yang dikelola dengan baik bisa bernilai ekonomi tinggi,” urainya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








