TUBAN, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten Tuban belum menerapkan WFH untuk ASN Tuban di tengah imbauan penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM) akibat konflik di kawasan Timur Tengah.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) Kabupaten Tuban, Arif Handoyo mengaku masih menunggu arahan lebih lanjut dari Pemerintah Pusat.
“Belum mas. Nunggu petunjuk teknis secara jelasnya seperti apa,” ujarnya.
Pemkab Tuban justru mengajak ASN menjalankan program Verifikasi dan Validasi (Verval) Data Kependudukan 2026 dengan metode door to door.

Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tuban, mulai dari pegawai organisasi perangkat daerah (OPD), guru hingga tenaga kesehatan, diterjunkan langsung ke masyarakat.
Mereka melakukan pendataan secara menyeluruh dari rumah ke rumah sesuai wilayah masing-masing.
Pendataan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari identitas keluarga, kondisi perumahan, kepemilikan aset hingga jumlah anggota keluarga dalam satu rumah tangga. Bahkan, petugas juga diminta mencatat kondisi infrastruktur seperti jalan dan jembatan apabila ditemukan kerusakan.
Di sisi lain, terkait wacana penerapan WFH sebagai bagian dari penghematan BBM, Pemkab Tuban memilih belum menerapkannya.
Pilihan untuk tetap menjalankan verval door to door di tengah isu penghematan BBM ini pun menjadi perhatian. Pasalnya, kegiatan tersebut melibatkan mobilitas tinggi ASN di lapangan yang secara tidak langsung berkaitan dengan konsumsi bahan bakar.
Meski demikian, Pemkab Tuban menilai verval menjadi program penting sebagai dasar pembangunan berbasis data. Data yang akurat dianggap krusial untuk menentukan kebijakan yang tepat sasaran, terutama dalam perencanaan dan penganggaran daerah.
Pemkab Tuban dengan kondisi tersebut lebih memprioritaskan penguatan basis data ketimbang kebijakan efisiensi energi dalam jangka pendek. Sementara itu, arah kebijakan terkait WFH masih menunggu keputusan lebih lanjut dari Pemerintah Pusat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








