MOJOKERTO, Tugujatim.id – Kenyamanan dan keamanan pengendara yang melintasi Tol Jombang-Mojokerto (Jomo) menjadi atensi bagi Astra Tol Jomo. Mulai layanan mobile service yang tersedia guna pengecekan dan perawatan kendaraan mulai ganti oli, aki, hingga pengisian air radiator.
“Untuk kepastian kecukupan BBM, kami bekerja sama dengan Pertamina dengan menyediakan SPBU modular di rest area KM 695 A dan KM 678 B yang beroperasi sejak 20 Maret hingga 13 April 2025. Sementara untuk pengguna kendaraan listrik, kami menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKL) yang tersedia di rest area KM 695 B, KM 678 A, dan KM 678 B serta dukungan Ultra Fast Charging di rest area KM 695 A,” ujar Kepala Deputi Business & Relations Astra Tol Jombang-Mojokerto Zanuar Firmanto saat memberikan keterangan, Selasa (25/03/2025).
Baca Juga: Selama Lebaran, 1,2 Juta Kendaraan Diprediksi lewat Tol Jombang-Mojokerto
Selain itu, Tol Jombang-Mojokerto juga dilengkapi dengan 136 CCTV yang tersebar di jalur tol, rest area, serta gerbang tol. Unit penerangan jalan dan pos pengamanan kepolisian juga tersedia di rest area KM 678A dan KM 678 B demi memastikan keselamatan pengendara sepanjang perjalanan.
“Kami juga menyiagakan total 200 petugas di sepanjang jalur tol untuk membantu kelancaran perjalanan mudik Lebaran tahun ini. Layanan lalu lintas di jalan tol juga didukung dengan 3 mobil patroli, 1 mobil rescue, 2 ambulance berikut peralatan medis, serta 4 mobil derek siap siaga,” ungkap Zanuar.
Pemudik Diimbau Siap Uang Elektronik sebelum Masuk Tol
Sementara bagi pemudik, Zanuar turut mengimbau untuk mempersiapkan diri sebelum menempuh perjalanan, salah satunya memastikan bahan bakar dan uang elektronik sebelum masuk tol sudah terisi dengan baik dan cukup. Lalu, bila ditemui kepadatan di rest area, pemudik disarankan menggunakan fasilitas istirahat di sepanjang jalan arteri sebelum kembali menempuh perjalanan lewat jalan tol.
“Kami ingatkan juga agar pemudik mengecek kendaraan sebelum digunakan, lalu pastikan kondisi tubuh dalam keadaan bagus, serta tidak lupa membawa bekal maupun obat-obatan bila diperlukan. Disarankan juga menjaga batas kecepatan dan segera istirahat setelah berkendara setiap maksimal 4 jam sekali,” ujar Zanuar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati







