PASURUAN, Tugujatim.id – Atap masjid di Pasuruan ambruk akibat hujan deras dan angin kencang. Atap teras masjid Babussalam Sudan di Desa Wonosari, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan ambruk pada Sabtu (20/12) sore.
Insiden tersebut diduga diakibatkan oleh hujan lebat dan angin kencang yang mengguyur wilayah sekitar.
Berdasarkan info yang diperoleh, atap teras masjid mendadak ambruk sekitar pukul 14.30 WIB, bersamaan dengan datangnya hujan dengan intensitas cukup tinggi dan angin kencang. Warga yang tinggal di sekitar TKP dikejutkan oleh suara keras ketika bangunan itu runtuh.
“Tadi memang hujannya lebat, mendadak saja brak, ambruk,” ujar Huda, warga setempat.
BACA JUGA: Sengketa Tanah di Pasuruan, Ribuan Warga Lekok dan Nguling Berdoa Minta Presiden Tuntaskan Konflik
Di area masjid itu sering dipakai sebagai lokasi kegiatan taman pendidikan Al-Quran (TPQ) untuk anak-anak di sekitar masjid. Ironisnya, bangunan atap teras masjid itu baru saja selesai direnovasi.
Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Ketika kejadian, kegiatan TPQ tengah libur sehingga area masjid sepi.
“Alhamdulillah tak ada korban, TPQnya sedang libur,” ungkap Huda.
Warga sekitar beserta pengurus masjid masih berusaha mengevakuasi material bangunan yang ambruk serta membersihkan areal sekitaran masjid.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Lohk Mahfud
Editor: Darmadi Sasongko








