• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sengketa tanah di Pasuruan.

Ribuan warga dari 10 desa memenuhi lapangan Arepas Semangkrong, Desa Pasinan, Kecamatan Lekok, Jumat siang (19/12/2025) untuk istighotsah akbar persoalan sengketa tanah di Pasuruan. (Foto: dok warga)

Sengketa Tanah di Pasuruan, Ribuan Warga Lekok dan Nguling Berdoa Minta Presiden Tuntaskan Konflik

Dwi Linda by Dwi Linda
7 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Ribuan warga dari 10 desa di Pasuruan Timur memenuhi lapangan Arepas Semangkrong, Desa Pasinan, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jumat siang (19/12/2025). Mereka melakukan istighotsah akbar sebagai wujud ikhtiar spiritual sekaligus kelanjutan dari perjuangan menuntut penyelesaian sengketa tanah di Pasuruan yang sudah berlangsung bertahun-tahun.

Berbondong-bondong warga datang bersama keluarganya. Bapak-bapak, ibu-ibu, hingga anak-anak terlihat ikut serta dalam istighotsah akbar tersebut. Lapangan Arepas akhirnya dipenuhi oleh warga yang ingin menyuarakan harapannya soal penyelesaian sengketa tanah di Pasuruan.

You might also like

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

20/07/2026 6:05 PM
Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

20/07/2026 5:18 PM

Baca Juga: Penyidik Hentikan Perkara Dugaan Pungli Sengketa Tanah, Ahli Waris Geruduk Polres Tuban

Tidak cuma berdoa, sejumlah warga juga membawa banner dan kain berisi tulisan tuntutan. Di antaranya bertuliskan “Bapak Presiden Tolong Kembalikan Tanah Kami”, serta pesan lain yang ditujukan kepada Presiden RI Prabowo Subianto agar turun tangan menuntaskan konflik agraria di 10 desa yang tersebar di kecamatan Nguling dan Kecamatan Lekok.

Istighotsah akbar ini juga ikut dihadiri ketua PCNU Kabupaten Pasuruan yang turut memimpin doa bersama masyarakat. Kehadiran tokoh agama tersebut tentunya menambah kekhidmatan sekaligus memperkuat legitimasi gerakan masyarakat yang memilih jalur religius dan damai.

Ketua Panitia Istighotsah Akbar Lasminto mengungkapkan kegiatan ini adalah bentuk persatuan masyarakat yang berharap doa mereka bisa mengetuk hati Presiden RI Prabowo Subianto.

“Doa bersama dan istighotsah ini untuk mengetuk pintu hati Presiden Prabowo agar hak tanah masyarakat di 10 desa wilayah Kecamatan Nguling dan Lekok bisa dikembalikan,” ujar Lasminto.

Dia menyatakan perjuangan warga tidak ditujukan pada pihak mana pun secara langsung, melainkan sebagai bentuk “demonstrasi kepada pemilik bumi” sambil memohon keselamatan bangsa, TNI, dan semua rakyat Indonesia.

Warga Berharap Difasilitasi Bertemu Presiden

Sementara itu, Aliyanto, warga asal Desa Semedusari, Kecamatan Lekok, mengatakan, aksi spiritual ini murni lahir dari kemauan atau kesadaran warga tanpa skenario atau konsep tertentu.

“Ide istighotsah ini tidak terkonsep sama sekali. Hal ini murni keinginan warga. Ke pemerintah daerah, kami berharap agar sekiranya nanti bisa difasilitasi untuk bertemu presiden,” ungkapnya.

Menurut dia, warga menilai hanya presidenlah yang mempunyai kewenangan penuh untuk menuntaskan konflik tanah yang melibatkan 10 desa tersebut.

“Karena yang bisa menuntaskan masalah ini hanyalah presiden,” imbuhnya.

Di akhir kegiatan, Lasminto kembali menyampaikan agar doa ribuan warga yang dipanjatkan bersama-sama ini tidaklah sia-sia.

“Semoga doa warga hari ini benar-benar didengar oleh presiden dan perjuangan kami senantiasa dalam rida dan bimbingan Allah SWT,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Laoh Mahfud

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Pasuruan hari iniKabupaten Pasuruan hari iniKonflik sengketa tanah di PasuruanPasuruanSengketa tanah di Kabupaten PasuruanSengketa tanah Pasuruan
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:30 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Produk rajut milik Ernawati, pelaku UMKM asal Desa Candipari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, berhasil lolos kurasi Dinas...

Next Post
Parkir Surabaya.

Tarif Tetap Rp2 Ribu, Era Baru Parkir Surabaya: 1.510 Titik Siap Beralih Bayar Non Tunai

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID