• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Batu Hariadi. (Foto: Sholeh/Tugu Jatim)

Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Batu Hariadi. (Foto: Sholeh/Tugu Jatim)

Awal Juli 2021, Sekolah Tatap Muka di Kota Batu Dimulai tanpa Simulasi

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

BATU, Tugujatim.id – Rencananya, pembelajaran tatap muka terbatas di Kota Batu dimulai pada awal Juli 2021. Sekolah yang telah memenuhi standar protokol kesehatan (prokes) yang terverifikasi Satgas Covid-19 bisa melangsungkan pembelajaran itu.

Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Batu Hariadi menuturkan, pembelajaran tatap muka terbatas tersebut telah diatur dalam Perwali Nomor 6 Tahun 2021 tentang pedoman penyelenggaraan tatap muka tahun ajaran dan tahun akademik 2020/2021 pada masa pandemi Covid-19.

You might also like

Surabaya

Malam Pengesahan Warga Pesilat, Aksi Tawuran Terjadi di Surabaya

17/06/2026 3:34 PM
Jawa Timur.

Cuaca Cerah Dominasi Jawa Timur 17 Juni 2026, Aktivitas Luar Ruang Naik Signifikan

17/06/2026 7:00 AM

Menurut Hariadi, pembelajaran tatap muka ditargetkan bisa terlaksana sebelum ajaran baru. Jadi, pembelajaran pada awal ajaran baru sudah bisa dilakukan secara tatap muka.

“Intinya, kami tidak perlu simulasi, tapi melakukan visitasi ke sekolah-sekolah bagaimana kesiapannya. Apakah prokesnya terpenuhi, kemudian sudah diverifikasi Satgas Covid-19, maka bisa dilaksanakan,” ujarnya Senin (24/05/2021).

Setiap kelas nantinya akan dibatasi dengan 16-18 siswa saja. Selain itu, penerapan prokes juga benar-benar akan diterapkan dengan ketat.

“Jadi, semua itu tetap atas persetujuan wali murid. Jika wali murid menyetujui, maka pembelajaran bisa dilakukan. Jadi, sekolah tetap menyediakan dua metode pembelajaran, tatap muka dan virtual,” ucapnya.

Dia menyebutkan, setiap siswa yang telah mendapat persetujuan wali murid akan mengikuti pembelajaran tatap muka seminggu sekali. Dalam sehari, dia mengatakan, siswa hanya akan menerima dua mata pelajaran.

“Ini kan masih pembelajaran tatap muka terbatas. Itu nanti sambil kami lihat perkembangannya. Mungkin nanti akan dimulai dari jenjang kelas tertinggi, baru di bawahnya,” tuturnya.

Hariadi menyebutkan, syarat untuk dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka, semua tenaga pendidik harus sudah menjalani vaksinasi Covid-19.

“Persyaratan utamanya, guru dan tenaga pendidik sudah divaksin. Vaksinasi pada guru di jenjang SMP sudah semua, ada sekitar 2.000 orang sudah vaksinasi,” tutupnya.

 

Tags: Berita sekolah tatap mukaCOVID-19 covid19guruKota BatusiswaSyarat sekolah tatap mukavaksinasi COVID-19
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Surabaya

Malam Pengesahan Warga Pesilat, Aksi Tawuran Terjadi di Surabaya

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 3:34 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Warga Jalan Kalijudan gang 10, 12 dan 14, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Rabu (17/06/2026) sekitar pukul 00.30 WIB...

Jawa Timur.

Cuaca Cerah Dominasi Jawa Timur 17 Juni 2026, Aktivitas Luar Ruang Naik Signifikan

by Dwi Linda
17/06/2026 7:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (17/06/2026) didominasi kondisi cerah di sebagian besar wilayah, terutama kawasan perkotaan dan...

IKA PMII Kota Malang.

Jelang Muscab III, IKA PMII Kota Malang Rumuskan Arah Gerak Organisasi Kuatkan Fondasi

by Dwi Linda
16/06/2026 9:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kota Malang (IKA PMII Kota Malang) menggelar Kick Off Musyawarah Cabang (Muscab)...

Pendaki ilegal Gunung Semeru.

13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Ditangkap, Empat Orang Masih Dicari Sempat Kabur ke Kebun Warga

by Dwi Linda
16/06/2026 8:24 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) mengamankan 13 orang yang diduga melakukan pendakian ilegal...

Next Post
Saat pihak keluarga korban mendatangi RSUD dr R. Koesma Tuban. (Foto: Humas Polres Tuban)

Inilah Identitas Kerangka Mayat di Tuban yang Tergelantung di Pohon

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID