Awas! Makan Bersama atau Prasmanan Tingkatkan Risiko Terpapar COVID-19

  • Bagikan
makan bersama tingkatkan persebaran virus corona
Ilustrasi makan bersama. (Foto: Pixabay)

Malang – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo mengungkapkan jika kebiasaan makan bersama di kantor sangat beresiko sebarkan COVID-19.

“Kemudian di setiap instansi itu kebiasaan makan bareng di kantor adalah penyebab penyebaran COVID-19,” ujarnya saat ditemui pada Sabtu (19/09/2020).

Kebiasaan makan bersama di warung makan atau restoran juga disarankan untuk dihindari terlebih dahulu. “Makan di warung juga, pokoknya makan bareng untuk sementara dihindari terlebih dahulu,” ungkapnya.

Baca Juga: Kasus COVID-19 Terus Meningkat, Khofifah Bakal Realisasi RS Lapangan Darurat di Malang

Pria yang mengawali karir sebagai doker gigi ini menyarankan agar memesan makanan secara take home dan menghindari makan bersama di tempat umum. “Kalau di warung-warung sebisa mungkin dibawa pulang,” jelas.

Lalu untuk kegiatan di hotel kalau bisa tidak menyediakan makanan secara prasmanan. “Kemudian pemberian makanan berat atau ringan itu di kota, tidak dengan prasmanan,” ujarnya.

“Sebaiknya tetap Protokol Kesehatan harus diutamakan. Seperti ruangan maksimal diisi 50 persen, kemudian setiap peserta dalam satu hari diberikan hand sanitizer di sakunya,” sambungnya.

Baca Juga: 31 Penghuni Ponpes Al Izzah Kota Batu Positif COVID-19

Oleh sebab itu, Arbani menghimbau agar kebiasaan-kebiasaan seperti makan bersama tersebut agar dihindari terlebih dahulu. Pasalnya memakai masker saja tidak cukup menangkal COVID-19.

“Masker saja tidak cukup menangkal COVID-19, masker saja cuman menangkal 40 persen. Tapi physical distancing itu sangat penting,” pungkasnya. (rap/gg)

  • Bagikan