Babak Belur, Pemuda di Pasuruan Lapor Polisi

Diduga Dikeroyok

Warga Dusun Gempol Joyo, Desa Gempol, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, MS (21) babak belur usai diduga dikeroyok segerombolan pelajar. Foto: dok Polsek Gempol

PASURUAN, Tugujatim.id – MS (21) diduga jadi korban pengeroyokan oleh segerombolan pelajar di Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Warga Dusun Gempol Joyo, Desa Gempol, Kecamatan Gempol, itu babak belur dan sempat dilarikan ke rumah sakit.

Kapolsek Gempol, Kompol Indro Susetyo menyatakan bahwa insiden itu terjadi pada Jumat (17/3/2023) lalu.

Bermula saat MS diajak rekannya RY untuk menemaninya menemui pelajar di salah satu sekolah swasta di Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol. RY diduga mempunyai masalah dengan pelajar sekolah swasta tersebut.

Sesampainya di sekolah itu, MS ditantang bertengkar dan berduel oleh T (18), pelajar asal Kecamatan Gempol.

“Perkelahian sempat dilerai warga sekitar, tapi korban ditantang kembali oleh T,” ujar Indro, pada Minggu (19/3/2023).

Malam harinya, sekitar pukul 23.30 WIB, MS bersama 10 rekannya pergi ke jalanan di samping perusahaan PT Aweco di Dusun Kisik, Desa Gempol, Kecamatan Gempol.

Di lokasi itu, MS dan rekannya bertemu T yang datang bersama sekitar 20 remaja lainnya. “Di sana T menantang korban MS untuk duel satu lawan satu,” ungkapnya.

Namun ketika perkelahian terjadi, diduga 10 remaja lain ikut mengeroyok MS dengan cara ditendang berkali-kali di bagian tubuh dan kepala. Selain itu, T diduga juga memukul bagian wajah, tangan, hingga kaki MS.

“Teman-teman korban berusaha melerai tapi terus terjadi pengeroyokan. Perkelahian berhenti setelah korban mengaku kalah,” ungkapnya.

Tak terima mendapat penganiayaan, MS datang melapor ke Polsek Gempol pada Sabtu (18/3/2023) dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB.

Tak berselang lama, Unut Reskrim Polsek Gempol mengamankan T bersama sejumlah rekannya yang terlibat.

“Saat ini penyelidikan masih dilakukan melibatkan Unit PPA Polres Pasuruan karena tersangka rata-rata masih pelajar sekolah,” pungkasnya.