Bagi Bingkisan Natal ke Anak Sekolah, Seorang Perempuan Digeruduk dan Dilempari Batu oleh Warga Pasuruan - Tugujatim.id

Bagi Bingkisan Natal ke Anak Sekolah, Seorang Perempuan Digeruduk dan Dilempari Batu oleh Warga Pasuruan

  • Bagikan
Bingkisan Natal.(Foto: tangakapn layar video TikTok @Raima_inchess/Tugu Jatim)
Belasan warga menggeruduk rumah teman perempuan yang ingin membagikan bingkisan Natal di Lumbang, Kabupaten Pasuruan. (Foto: tangakapn layar video TikTok @Raima_inchess)

PASURUAN, Tugujatim.id – Video di media sosial (media sosial) kembali viral yang memperlihatkan seorang perempuan yang digeruduk warga di Desa Wonorejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan. Lantaran perempuan tersebut diduga ingin membagikan bingkisan Natal kepada anak sekolah di desa tersebut.

Video itu diunggah di beranda Instagram oleh akun @Raima_inchess pada Senin (27/12/2021). Dalam video tersebut terlihat belasan warga menggeruduk rumah teman perempuan tersebut. Warga juga diduga sempat melempar mobil perempuan itu dengan batu. Pihak aparat TNI dan polisi pun meredam amarah warga.

“Mobil kita dilempar batu, mobil kita dilempar batu,” ucap seorang yang merekam video kejadian itu.

Akun @Raima_Inches membeberkan kronologi penggerebekan yang terjadi. Awalnya dia dan keluarganya menginap di rumah temannya yang merupakan warga sekitar untuk menyiapkan bingkisan Natal berupa buku tulis dan tas sekolah.

Ketika sedang bersantai, tiba-tiba beberapa massa datang untuk mengusir mereka dengan melemparkan batu ke arah mobil dan rumah.

“Kronologinya kami niat mau berbagi bingkisan Natal untuk anak-anak di rumah teman saya. Tiba-tiba digerebek massa dan kami diusir dari rumah teman saya. Mereka mengamuk dan melempari mobil dan rumah teman saya dengan batu,” tulisnya.

Menurut dia, makin lama massa yang datang semakin banyak. Diduga warga juga melakukan pengancaman akan membakar rumah dan membunuh hewan peliharaan temannya.

“Mereka terus berkata kalau mereka warga mayoritas menolak keras kami orang minoritas. Dan mereka mengancam untuk membakar rumah teman kami. Dan membunuh binatang peliharaan teman saya,” imbuhnya.

Dihubungi terpisah, Kapolsek Lumbang AKP Nanang Abidin enggan berkomentar terkait peristiwa penggerudukan warga di wilayahnya. Menurut dia, kasus tersebut masuk ke ranah Unit Reskrim Polres Pasuruan.

“Konfirmasi langsung ke kasatreskrim saja, ” ujarnya.

Hingga berita ini diunggah, Unit Reskrim Polres Pasuruan belum memberikan komentarnya hingga sore ini.

  • Bagikan