• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Design fashion karya Mutiara Syariffudin dalam Fashion Upcycling Competition, di Ciputra Mall Surabaya. Foto: dok Mutiara

Design fashion karya Mutiara Syariffudin dalam Fashion Upcycling Competition, di Ciputra Mall Surabaya. Foto: dok Mutiara

Baju Berbahan Spanduk Tragedi Kanjuruhan Juara Fashion Upcycling Competition

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Menyuarakan aspirasi masyarakat tak melulu melalui mimbar orasi. Seperti dilakukan designer, Mutiara Syariffudin yang berhasil menarik perhatian publik. Pasalnya, spanduk-spanduk berisi pesan moral tragedi Kanjuruhan yang ada di jalanan, bisa dia rancang menjadi baju yang memenangi kompetisi bergengsi.

Pengajar di kampus Lasalle Colage Surabaya, Jawa Timur, ini memenangi Fashion Upcycling Competition di Ciputra Mall Surabaya, pada Sabtu (12/11/2022) lalu. Dia meraih juara dua dalam kompetisi itu dengan kreasi baju berbahan spanduk tragedi Kanjuruhan.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

Designer asal Malang, Jawa Timur, ini mengaku terinspirasi membuat baju itu setelah melintasi bundaran Alun-alun Tugu Kota Malang. Saat itu, dia melihat ratusan keranda dan ratusan foto korban tragedi Kanjuruhan berjejer melingkari alun-alun.

WhatsApp Image 2022 11 14 at 17.01.02 1
Design fashion karya Mutiara Syariffudin dalam Fashion Upcycling Competition, di Ciputra Mall Surabaya. Foto: dok Mutiara

Dia mengaku tersentuh usai mendapati banyaknya foto korban yang ternyata banyak yang perempuan. “Saya sempat melintasi bundaran Tugu setelah 40 hari tragedi Kanjuruhan saat mau beli kain. Inspirasi itu muncul saat melihat banyak keranda dan foto korban yang ternyata banyak ceweknya,” ungkapnya, pada Senin (14/11/2022).

Dia juga mengaku terkesan dengan ribuan Arememania yang telah menyuarakan aspirasi menuntut keadilan bagi para korban tragedi Kanjuruhan. Meski diguyur hujan, Aremania tak gentar melanjutkan aksi Malang Menghitam, pada Kamis, 10 November 2022 lalu.

Mutiara kemudian tergerak ingin turut berpartisipasi menyuarakan keresahan warga Malang melalui bidang keahliannya. Keranda, foto korban, hingga spanduk tragedi Kanjuruhan yang dia lihat semakin membulatkan tekadnya untuk turut berpartisipasi.

WhatsApp Image 2022 11 14 at 17.01.02
Designer asal Malang, Mutiara Syariffudin. Foto: dok Mutiara

“Akhirnya saya ambil tiga spanduk di jalanan yang sesuai. Jujur saya waktu itu belum izin ke Aremania karena saya tidak tau mau izin ke mana, tapi ternyata mereka mendukung,” ucapnya.

“Itu benar-benar dari spanduk di jalanan. Saya sebenarnya takut ambilnya, karena saya buat spanduk sendiri jelek. Akhirnya terpaksa saya ambil dan ternyata gak masalah, mereka mendukung,” imbuhnya.

Spanduk itu kemudian dia kreasikan dengan pakaian lamanya dalam kompetisi di Surabaya itu. Dia mengaku diberi waktu sekitar satu jam untuk merangkai design itu dengan jahitan tangan. Namun hasilnya, karya yang dia buat menarik perhatian publik dan menyabet juara dua.

“Saya ambil beberapa potong untuk selendang. Kalau kanan kiri itu saya print-kan foto tragedi Kanjuruhan. Saya tempelkan. Saya balut police line tiruan,” bebernya.

“Police linenya itu tiruan, itu stiker dan dari sabuk gitar. Pesan dan maknanya, polisikan harusnya melindungi dan merangkul rakyatnya, tapi ternyata muncul korban. Makanya ada police line yang melingkari design,” imbuhnya.

Usai memenangi kompetisi itu, Mutiara berencana akan menempatkan sementara karya itu di butik pribadinya di Salon Mutiara Malang.

Dia juga berencana melelang design itu. Namun, jika Aremania menginginkan, dia akan memberikannya. Mutiara juga berkeinginan mendesign lagi 10 karya fashion dalam kompetisi nasional yang akan benar-benar didedikasikan untuk masyarakat Malang.

“Saya harap ini bisa menginspirasi bagi siapapun, bahwa melalui bidang apapun bisa mendukung Aremania lewat karya kita,” tandasnya.

Tags: spanduk tragedi kanjuruhanSurabayatragedi kanjuruhan
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
Keluarga 4 Korban Jiwa Tragedi Kanjuruhan Lapor Polisi

Keluarga 4 Korban Jiwa Tragedi Kanjuruhan Lapor Polisi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID