PASURUAN, Tugujatim.id – Hujan lebat yang mengguyur di wilayah Pasuruan menyebabkan sungai besar seperti di Kecamatan Beji, Sungai Welang, Sungai Petung, hingga Sungai Rejoso meluap. Luapan sungai menyebabkan banjir Pasuruan merendam puluhan desa di sembilan kecamatan.
Wilayah kecamatan yang terdampak banjir Pasuruan, di antaranya Kecamatan Beji, Rejoso, Winongan, Pasrepan, Gondangwetan, Grati, Kraton, dan Pohjentrek. Selain itu, banjir juga terjadi di Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan.
Ribuan rumah warga hingga fasilitas umum terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi mulai 50 cm hingga 1,5 meter. Aktivitas warga pun nyaris lumpuh.
Baca Juga: Hidup Sebatang Kara, Pria di Mojosari Mojokerto Ditemukan Gantung Diri
Banjir diketahui terjadi dua kali. Pertama mulai Selasa malam (27/01/2025), berapa wilayah mulai terendam banjir. Sempat surut, banjir Pasuruan datang lagi pada Rabu dini hari (29/01/2025) dan air semakin tinggi hingga siang hari ini belum surut.
“Perabotan ikut terendam banjir, motor, televisi, hingga kulkas,” kata Latifah, salah satu warga Dusun Krajan, Desa Kedungbako, KecamatanRejoso, Kabupaten Pasuruan, Rabu (29/01/2025).
Sawal, warga lain, berharap pemerintah seharusnya memberikan solusi terkait banjir yang melanda wilayahnya. Sebab, banjir terjadi berkali-kali setiap musim hujan.
“Kami harap ada normalisasi sungai yang mulai dangkal agar banjir tidak terus berulang dan semakin parah,” ungkapnya.
Baca Juga: Panggung Gembira MTs Unggulan Al-Qodiri Jember, Ajang Asah Kreativitas dan Kepemimpinan Para Santri
Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi menyebut banjir terjadi karena intensitas hujan yang tinggi. Hal itu membuat sejumlah sungai di sejumlah wilayah meluap.
Sugeng mengatakan, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan telah membangun dapur umum yang berfungsi untuk mendistribusikan bantuan makanan kepada ribuan warga terdampak.
“Banjir terjadi karena intensitas hujan yang tinggi sejak Selasa sore hingga malam, yang membuat sejumlah sungai meluap,” ungkap Sugeng Hariyadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Laoh Mahfud
Editor: Dwi Lindawati








