MOJOKERTO, Tugujatim.id – Bantuan untuk 3 desa langganan kekeringan di Mojokerto tidak hanya berupa air bersih.Selain 90 tangki truk air bersih, bantuan lain berupa bantuan pangan berupa 150 paket beras ukuran 5 kilogram, 100 paket perlengkapan masak, serta 50 buah jerigen.
Distribusi bantuan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto ini menjadi langkah darurat bagi warga desa yang kerap kesulitan mendapatkan air bersih.
“Nanti ada (bantuan) setiap hari, sambil kita terus berkoordinasi dengan provinsi, mencari sumber air dari mana yang bisa disalurkan ke sini. Untuk sementara ini, ya seperti ini dulu, karena di sini memang sulit sumber air. Kalau pun dibor hingga 150 meter, belum tentu ada airnya. Kita akan carikan solusi, untuk sementara seperti ini,” ujar Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa.
Keterangan dari BPBD Kabupaten Mojokerto menyebutkan bahwa terdapat 1.499 kepala keluarga (KK) atau sekira 3.034 jiwa di Kunjorowesi, Ngoro yang terdampak krisis air bersih. Disusul 567 KK atau sekira 1.861 jiwa di Manduro Manggung Gajah, Ngoro. Lalu, 503 KK atau 1.564 orang terdampak di Duyung, Trawas.
Sementara total 300 truk tangki dijadwalkan melakukan droping air bersih pada 04 September hingga 08 Oktober 2025 mendatang. Droping air bersih dari BPBD Jawa Timur ini berlangsung setiap hari oleh 10 armada truk tangki air kapasitas 4.000 liter. Untuk Kunjorowesi dijatah 4 tangki, Manduro Manggung Gajah dijatah 3 tangki, dan Duyung dijatah 3 tangki setiap harinya.
Sebelumnya, droping air bersih dilakukan oleh BPBD Kabupaten Mojokerto untuk periode 29 Juli hingga 1 September 2025 lalu. Pengiriman air tersebut juga berlangsung setiap hari dengan 10 armada truk tangki kapasitas 4.000 liter.
Program droping air bersih tersebut bersumber dari dana APBD Tahun Anggaran 2025 ditambah kerjasama dengan Perumdam Mojopahit.
“Sejauh ini belum ada laporan desa lain selain 3 desa tersebut. Kami juga anggarkan pada P-APBD untuk air bersih dan masih menunggu persetujuan,” sambung Kalaksa BPBD Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








