Barat Badan Atlet Tarung Derajat Naik 4 Kg Usai Liburan, KONI Kabupaten Kediri Genjot Latihan Fisik

Barat Badan Atlet Tarung Derajat Naik 4 Kg Usai Liburan, KONI Kabupaten Kediri Genjot Latihan Fisik

  • Bagikan
Altlet Tarung derajat dalam ajang Kejurprov di Kabupaten Kediri.
Ilutrasi seluruh peserta yang akan bertandang di  gedung serba guna NU Kabupaten Kediri. (Foto: Istimewa)

KEDIRI, Tugujatim.id – Tengah bersiap di Kejurprov 2022, berat badan atlet Tarung Derajat Kabupaten Kediri malah naik hingga 4 kilogram pasca libur lebaran. Hal ini menjadi masalah tersendiri bagi para atlet. Untuk itu, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri menggenjot latihan fisik untuk menturunkan berat badan atlet.

Kabid Binpres KONI Kabupaten Kediri, Suhardi, mengakui banyak atletnya mengalami kenaikan berat badan mulai dari 2 kilogram hingga 4 kilogram usai libur hari raya Idul Fitri. Dia mengungkapkan, jenis makanan yang dikonsumsi para atlet saat liburan menjadi penyebab obesitas tersebut.

“Untuk berat badan rata-rata dari 2 kilo sampai 4 kilo. Sebenarnya makannya sih sedikit, tapi karena banyak makan makanan yang berminyak dan banyak mengandung gula. Selain itu, selama liburan sedikit pembakaran energi akhirnya mereka cepat naik,” ungkupnya Jumat (14/5/2022).

Suhardi mengatakan, dalam pertandingan Tarung Derajat berat badan menjadi hal yang utama, sebab hal itu menjadi syarat untuk menentukan kelas bertanding. Dia menyebutkan, dalam Kejurprov 2022 yang digelar di Kebupaten Kediri itu, kelas yang diperlombakan sama dengan yang di ajang Porprov 2022 akan datang.

“Karena penentuan kelas itu ditimbang dari berat badannya, berat badan ini juga sebagai persyaratan untuk berlaga nanti ada kelas 49 kilo ke bawah, 49, 51,2 sampai naik tingkatan tiga kilo seterusnya,” jelasnya.

Oleh karena itu, Kabid Binpres KONI itu mengungkapkan, dalam latihan yang digelarnya lebih menekankan untuk penurunan berat badan. Cara yang dilakukan yaitu menggenjot latian fisik untuk membakar lemak dan menurunkan berat badan sesuai dengan kelas yang dipakai. Suhardi menilai dengan cara latihan sprin, push up dan sit up menjadi cara yang ampuh menurutkan berat badan.

“Penekanannya kami lebih condong ke fisik yaitu kekuatan kaki. Alasannya pembakaran cepat itu di kaki. Contohnya sprin di tanjakan, nah ini akan cepat membakar kalori yang nantinya dapat diterjunkan di pertandingan. Alhamdulillah sudah mulai turun setelah beberapa latihan, siap berlaga di Kejurprov,” pungkasnya.

 


Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

  • Bagikan