MOJOKERTO, Tugujatim.id – Kepala Dinas DPMD (Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) Kabupaten Mojokerto, Yudha Akbar dipanggil Bawaslu Kabupaten Mojokerto. Pemanggilan Yudha ini buntut dugaan pelanggaran netralitas Kepala Desa EYA.
Nampak, Yudha yang diperiksa sebagai saksi tiba di kantor yang berlokasi Jalan Raya Bangsal, Kabupaten Mojokerto pada Minggu (27/10/2024). Sekira satu jam lebih Yudha dimintai keterangan oleh Bawaslu Kabupaten Mojokerto.
Saat ditanya wartawan, Yudha mengaku bahwa dirinya ditanya apakah EYA benar-benar berprofesi sebagai Kepala Desa atau Bukan.
“Intinya itu. Kami ditanya apakah yang bersangkutan memang benar kepala desa atau bukan. Selebihnya kami kembalikan kepada Bawaslu Kabupaten Mojokerto. Itu saja yang bisa kami sampaikan,” ucap Yudha, Minggu (27/10/2024).
Selain Dinas DPMD, saksi lain juga dipanggil soal kasus ini. Rencananya, perwakilan KPU Kabupaten Mojokerto datang ke kantor Bawaslu pada Minggu (27/10/2024) siang, disusul kepala desa EYA pada hari yang sama.
“Setelah KPU, selanjutnya yang kami jadwalkan adalah pemanggilan kepala desa atau terlapor pada Minggu (27/10/2024) sore,” ungkap Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto, Dody Faizal, terpisah.
Dody melanjutkan, pemeriksaan yang dilakukan secara marathon ini digunakan untuk bahan kajian penetapan hasil kajian penanganan pelanggaran. Selain itu, pemeriksaan yang digeber tersebut guna mengejar tenggat waktu penanganan pelanggaran. “Sesuai Perbawaslu nomor 8 tahun 2024 itu maksimal lima hari pasca diregister. Setelah proses klarifikasi akan dikaji bersama dengan tim Gakkumdu,” terangnya.
Diketahui sebelumnya, kepala desa berinisial EYA dilaporkan ke Bawaslu Kabupaten Mojokerto atas dugaan pelanggaran netralitas. Pelapor dugaan ini berbekal video yang beredar di media sosial Tiktok serta beberapa bukti pendukung.
Dari video yang dimaksud, tampak EYA membawa tumpukan uang pecahan Rp50.000 dan Rp100.000 dengan jumlah total sekira Rp195 juta. Tak hanya itu, kades EYA bahkan terang-terangan menyebut dukungan pada salah satu pasangan calon yang berlaga pada Pilkada Mojokerto 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








