TUBAN, Tugujatim.id – Bawaslu Kabupaten Tuban tidak menganggap bencana alam tidak menjadi fokus kerawanan Pemilu 2024. Hal tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Tuban M. Arifin pada Rabu (11/10/2023).
Menurut dia, bencana alam belum pernah menjadi hambatan maupun kendala yang dihadapi selama proses pemilu maupun pemilihan kepala daerah.
“Saya rasa tidaklah. Saya pikir tidak sampai (bencana alam jadi kerawanan, red) ke situ,” kata Arifin, sapaan akrabnya.
Sebelumnya, dia mengapresiasi simulasi sistem pengamanan pemilu wilayah Kota Tuban di alun-alun pada Selasa (10/10/2023) oleh petugas pengaman pemilu, baik dari polisi, TNI, satpol PP, dan instansi lainnya untuk mengantisipasi kerawanan yang berpotensi terjadi.
“Supaya penyelenggara, peserta pemilu, dan pemilih merasa nyaman saat menjalani tahapan kampanye, pemungutan, dan perhitungan suara hingga rekapitulasi suara merasa aman dan nyaman,” ucapnya.
Untuk diketahui, mengacu Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) pada 2022, wilayah Tuban masuk kategori rawan bencana banjir dan tanah longsor, kebakaran hutan. Posisinya menduduki peringkat 23 dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.
Sedangkan tingkat nasional, IRBI wilayah Tuban menduduki peringkat 216 dari 514 kabupaten/kota di Indonesia. Kondisi geografis Tuban sebelah utara berbatasan langsung dengan laut Jawa, sedangkan wilayahnya juga dilewati Sungai Bengawan Solo.
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








