• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Suasana bedah buku “Filsafat Sains dalam Konteks Interpretasi Filosofis untuk Pendidikan Tinggi Indonesia” yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Press. Foto: dok UMM

Suasana bedah buku “Filsafat Sains dalam Konteks Interpretasi Filosofis untuk Pendidikan Tinggi Indonesia” yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Press. Foto: dok UMM

Bedah Buku di UMM, Dubes UNESCO Sebut Filsafat Penting untuk Pendidikan Tinggi

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Sastra & Budaya
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Filsafat sangat penting untuk orang-orang yang menyusun kebijakan pada pendidikan tinggi di Indonesia. Hal itu ditegaskan Dubes Indonesia untuk UNESCO, Prof Dr Ismunandar dalam bedah buku berjudul “Filsafat Sains dalam Konteks Interpretasi Filosofis untuk Pendidikan Tinggi Indonesia” yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Press. Kegiatan yang dihadiri sederet pegiat filsafat dan dosen itu dilaksanakan pada Senin, 17 Juli 2023.

Ismunandar, sapaannya, mengatakan perlu lebih banyak lagi buku-buku filsafat yang membahas mengenai pendidikan tinggi di Indonesia. Dengan begitu, akan ada banyak perkembangan yang bisa dilakukan. Apalagi filsafat sains sangat penting untuk berpikir lebih dalam.

You might also like

Malang

Gali Sejarah Teater Malang, DKM Kembali Gelar “SERAT” untuk Jembatani Kreatifitas Lintas Generasi

21/05/2026 3:32 PM
Busana Khas Malang

Kajian Sejarah Busana Khas Malang

11/04/2026 3:25 AM

“Yang menarik di buku ini yaitu bahasan mengenai filsafat sains dan juga agama. Di mana dua aspek tersebut merupakan dua hal yang seringkali menjadi perdebatan. Namun pengarang, Prof Hadi Nur PhD berhasil menjelaskan bagaimana agama dan filsafat bisa saling menguatkan. Ada 32 topik menarik yang bisa dibaca dan didalami,” ungkapnya.

WhatsApp Image 2023 07 18 at 14.02.20 2
Suasana bedah buku “Filsafat Sains dalam Konteks Interpretasi Filosofis untuk Pendidikan Tinggi Indonesia” yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Press. Foto: dok UMM

Di sisi lain, Assoc Prof Ajang Budiman yang juga menjadi pembedah, kagum dengan buku karya Hadi. Ia mengaku belum pernah menemukan buku filsafat yang membumi dan relevan dengan konteks pendidikan di Indonesia.

Menurutnya, karya ini dapat menghapus stigma di masyarakat yang mengatakan bahwa filsafat itu ilmu yang sulit. “Buku ini menggunakan pendekatan interpretasi filosofis yang merupakan metode praktis untuk memberikan penjelasan atau analisis terhadap fenomena atau konsep secara komprehensif. Hal tersebut menciptakan pendekatan mengajar lebih efektif dan menarik bagi mahasiswa,” papar Ajang.

Ajang juga menyampaikan keunggulan dan karakteristik lain dari buku ini, yaitu pandangan tentang sains yang holistik. Topik-topik bahasan juga dapat dikatakan setara, sehingga pembaca dapat masuk dari mana saja. Buku terkait juga mampu membuat pembaca untuk bersikap kritis.

Sementara itu, Prof Hadi sebagai penulis mengatakan, buku ini merupakan buah dari pikiran-pikirannya selama ini yang hanya dituliskan dalam blog pribadi. Selain itu juga merupakan bentuk ekspresi diri dari pengalaman mengajar sebagai dosen ilmu filsafat. Pembahasan dari buku ini juga dikaitkan dengan empat domain ilmu yaitu mengenai Metode ilmiah Ilmu Sosiologi, Ilmu Komunikasi, serta Sains dan Agama.

“Buku ini juga membahas mengenai permasalahan akademik, permasalahan ilmu pengetahuan dan kehidupan sehari-hari dengan filsafat sains. Tujuan adanya buku ini yaitu supaya kita lebih sadar dan bijak dalam memandang kehidupan,” ungkap Hadi.

Lebih lanjut, Hadi menjelaskan filsafat dan kebijaksanaan itu harus berjalan beriringan. Filsafat digunakan untuk mencari pemahaman mendalam tentang hidup, sedangkan kebijaksanaan untuk menerapkan pemahaman tersebut dalam setiap langkah kehidupan. Keduanya merupakan labirin kehidupan dalam kehidupan manusia.(*)

Editor: Lizya Kristanti

Tags: berita malangberita Malang hari inidubes unescoMalangUNESCO
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Malang

Gali Sejarah Teater Malang, DKM Kembali Gelar “SERAT” untuk Jembatani Kreatifitas Lintas Generasi

by Mochamad Abdurrochim
21/05/2026 3:32 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Dewan Kesenian Kota Malang (DKM) kembali menghadirkan ruang diskusi santai bagi para pegiat seni teater lewat agenda...

Busana Khas Malang

Kajian Sejarah Busana Khas Malang

by Darmadi Sasongko
11/04/2026 3:25 AM
0

Tugujatim.id - Kajian Sejarah Busana Khas Malang ditulis oleh Dwi Cahyono, Yayasan Inggil. Identitas sebuah daerah tidak hanya tercermin dari...

DPRD Kota Malang Catat PR Krusial di HUT ke-112, Kemiskinan hingga Banjir Belum Tuntas

Klambi Indis dari Sudut Pandang Seni Kontemporer

by Darmadi Sasongko
10/04/2026 11:05 AM
0

Tugujatim.id - Klambi Indis, dari sudut pandang Seni Kontemporer ditulis oleh Dimas Novib S, Pengurus Dewan Kesenian Malang. Tulisan ini...

Perjalanan Menuju Pertaubatan

Perjalanan Menuju Pertaubatan

by Dwi Linda
22/02/2026 11:43 AM
0

Oleh: Muhammad Mufid, Cerpenis Difabel di Malang Tugujatim.id - Malam sudah larut dan jalanan Kota Jakarta tampak lengang. Lampu-lampu jalan...

Next Post
Komplotan begal.

14 Komplotan Begal Driver Online di Kota Batu, Satu Terduga Pelaku Ternyata Jadi Penumpangnya

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID