• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
SMP 4 YPK. (Foto:Feni Yusnia/Tugu Malang)

Antusias siswa bersama guru saat belajar sambil melihat pameran karya seni. (Foto:Feni Yusnia/Tugu Malang)

Belajar Jadi Entrepreneur sejak Dini, Siswa SMP 4 YPK Malang Adu Skill lewat Pameran Seni

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Belajar jadi entrepreneur sejak dini? Why not?! Ya, inilah salah satu cara yang dilakukan siswa kelas 7 hingga 9 SMP 4 YPK Kedungkandang, Kota Malang, Jatim, untuk belajar menjadi entrepreneur. Mereka beradu skill dengan menggelar pameran karya seni rupa dan komik yang sudah dibuat.

Bahkan, warga sekolah hingga para orang tua bisa menikmati puluhan karya seni lukisan, patung, prakarya, hingga komik yang dipajang dan dipamerkan dalam satu ruangan itu. Tentu saja suasana senang dari para siswa tergambar ketika pengunjung menikmati satu per satu semua karya.

You might also like

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

13/06/2026 2:25 PM
Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
SMP 4 YPK. (Foto:Feni Yusnia/Tugu Malang)
Pameran karya seni rupa dan komik siswa SMP YPK 4 Kedungkandang, SD Kristen Brawijaya 3, dan TK Mardirahayu YPK Jatim. (Foto:Feni Yusnia/Tugu Malang)

Koordinator pameran sekaligus guru Seni Budaya Keterampilan (SBK) dan Prakarya SMP 4 YPK Kedungkandang Agung Bagus Wicaksono SSn MPd menjelaskan, pameran karya seni ini diselenggarakan selama sebulan, tepatnya 16 Mei-17 Juni 2022. Dia mengatakan, ini diadakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan sekaligus Hari Kebangkitan Pancasila.

Menurut dia, semua karya seni itu adalah produk terbaru para siswa yang dikerjakan selama dua semester atau satu tahun pembelajaran saat jam pelajaran SBK berlangsung. Ada dua tema besar yang diusung di pameran tahun ini, yakni kontemporer dan tradisional.

“Ini merupakan apresiasi bagi mereka (para siswa) yang sudah mengasah kreativitasnya dalam berbagai macam karya seni. Selain itu, ini adalah upaya kami untuk menanamkan nilai-nilai budaya. Pameran ini baru kali pertama diadakan lagi secara luring seperti ini. Sebelumnya karena pandemi, kami konsep pameran digital,” ujarnya pada Jumat (03/06/2022).

SMP 4 YPK. (Foto:Feni Yusnia/Tugu Malang)
Seorang siswa TK belajar menghitung melalui salah satu karya seni yang dipamerkan. (Foto:Feni Yusnia/Tugu Malang)

Dia juga mengatakan ini adalah kegiatan tahunan yang sudah digelar sejak 2018. Artinya, setiap tahun SMP 4 YPK Kedungkandang sudah konsisten menggelar pameran. Namun, dua tahun belakangan sekolah merombak konsep pameran menjadi digital seiring dengan kebijakan pembatasan di tengah pandemi Covid-19.

“Selama pandemi, kami buat jadi pameran digital. Jadi para siswa menggambar melalui media digital, handphone, lalu dipamerkan. Harapan kami, meski ada keterbatasan, anak-anak ini harus tetap menghasilkan dan mengembangkan banyak karya, apalagi di era digital,” sambungnya.

SMP 4 YPK. (Foto:Feni Yusnia/Tugu Malang)
Komik buatan siswa yang memuat karakter nilai-nilai Pancasila dalam keseharian tengah diperlihatkan kepada siswa lainnya yang datang berkunjung ke pameran. (Foto:Feni Yusnia/Tugu Malang)

Agung menambahkan, selain siswa SMP, pameran ini juga melibatkan dua jenjang pendidikan lainnya, yakni SD Kristen Brawijaya 3 dan TK Mardirahayu YPK Jatim yang notabene masih dalam satu payung yayasan pendidikan.

Sementara itu, Koordinator Kepala Sekolah TK/SD/SMP Dra Endang Hari Mangesti menambahkan, proses pembuatan pameran ini selain mengasah kreativitas di bidang akademis, juga adu skill di bidang nonakademis. Sebab, para siswa dituntut untuk berkarya dengan menunjukkan kemampuannya. Karya siswa SD yang ikut dilibatkan seperti batik jumput, kreasi pembuatan kotak tisu, kotak permen, hingga tusuk feston untuk membuat suvenir.

Dia melanjutkan, proses pembelajaran ini juga implementasi dari 6 Profil Pelajar Pancasila yang dirumuskan Kemendikbud, yakni beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif, seperti dikutip dari laman Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Selain itu, juga dapat menumbuhkan minat berwirausaha dan kemandirian pada anak sejak dini. Jadi, dapat memiliki keterampilan yang mumpuni dan menjadi pedoman bagi orang lain.

“Harapannya juga mampu menumbuhkan jiwa entrepreneur karena kegiatan ini membuat mereka mengenal dirinya sendiri dalam berkreativitas. Jika terus diasah, setiap karya mereka ini tentu akan memiliki nilai jual,” imbuh Endang.

Sedangkan Kepala Sekolah TK Mardirahayu YPK Jatim Iis Yusni Ulanwati SE SPd berharap melalui kegiatan ini, para siswa bjsa menguasai semua bidang pengembangan, khususnya bagi siswa TK. Dia mengatakan, di TK ada 6 bidang pengembangan sesuai usianya, yakni nilai agama dan moral, fisik-motorik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan seni. Karena itu, belajar sambil bermain menjadi wadah strategis bagi mereka.

“Mengajari siswa TK itu perlu kesabaran. Mereka harus dibimbing perlahan satu per satu. Karena itu, para guru membuat alat peraga edukasi (APE) untuk mengajak siswa membuat berbagai macam karya, seperti topeng, alat-alat transportasi, lukisan, sampai origami yang kemudian ikut dipamerkan di sini,” tutupnya.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Berita Kota Malang hari inientrepreneurEntrepreneur educationHari Kesaktian PancasilaHari Kesaktian Pancasila di Kota MalangHari Pendidikan NasionalMobile App Development AgencyPameran karya seniPameran karya seni di Kota MalangPendidikan entrepreneurPeringatan Hari Kesaktian PancasilaPeringatan Hari Pendidikan NasionalSMP 4 YPK Kedungkandang MalangSMP 4 YPK Malang
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

by Dwi Linda
13/06/2026 2:25 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Kauman, Kota Blitar, kini mencapai progres fisik lebih...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Wakil Bupati Tuban. (Foto: Diskominfo Tuban/Tugu Jatim)

Wakil Bupati Tuban Gagal Berangkat Haji Bersama Rombongan Kloter 1

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID