Berjuang 6 Tahun Ganti Status Jenis Kelamin, Perempuan di Kediri Mulai Jalani Sidang di PN Kediri

  • Bagikan
Anang Sutomo (batik biru) ditemani kuasa hukumnya. Dia akhirnya lega dengan kejelasan status jenis kelaminnya sebagai laki-laki pada Rabu (16/06/2021). (Foto: Rino Hayyu Setyo/Tugu Jatim)
Anang Sutomo (batik biru) ditemani kuasa hukumnya. Dia akhirnya lega dengan kejelasan status jenis kelaminnya sebagai laki-laki pada Rabu (16/06/2021). (Foto: Rino Hayyu Setyo/Tugu Jatim)

KEDIRI, Tugujatim.id – Keluarga dari Anang Sutomo masih menunggu keputusan Pengadilan Negeri (PN) Kediri soal ganti status kelamin anaknya. Sekitar 6 tahun lalu, keluarga asal Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, itu mulai menjalani sidang perdana permohonan ganti status jenis kelamin anaknya yang kini bernama Anang Sutomo.

Awalnya, Anang sendiri mempunyai nama Ani Kasanah dengan status jenis kelamin perempuan. Namun, keluarga mengajukan permohonan perubahan status jenis kelamin anaknya kepada PN Kediri karena memiliki alasan tersendiri. Selama 21 tahun, Anang mengalami ketidaksempurnaan pada alat kelaminnya. Dia telah menjalani serangkaian operasi penyempurnaan alat genital menjadi laki-laki.

Sementara itu, Danang Prabandaru selaku kuasa hukumnya mengatakan, saat dilahirkan, Ani (kini menjadi Anang, red) memiliki alat kelamin laki-laki yang terlihat tidak sempurna. Keluarga pun menganggap anaknya adalah perempuan.

“Pada saat lahir, genital bayi ini tidak sempurna. Alat kelamin yang terlihat tidak seperti pada umumnya. Akhirnya orang tua menjadikan si anak ini sebagai perempuan. Namun, seiring berjalannya waktu, anaknya tidak mengalami hal seperti perempuan pada umumnya. Dia tidak mengalami menstruasi dan lebih senang bergaul dengan laki-laki dibanding perempuan,” jelasnya.

Kondisi ini diketahui orang tuanya dari pemberitahuan pihak sekolah. Setelah dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh, diketahui jika Ani memiliki kromosom 46, XY.

“Kromosom ini murni laki-laki. Jadi, anak bernama Ani sah adalah laki-laki dan bukan perempuan seperti yang diduga selama ini,” ucapnya.

Anang sendiri mengaku sudah lega dengan kejelasan status yang dimilikinya. Dia benar-benar laki-laki tulen dengan nama Anang Sutomo.

“Dulu sering dinyinyiri teman-teman perempuan. Dibilang perempuan kok senangnya main sama cowok-cowok. Mereka selalu memandang aneh kepada saya,” ucapnya.

Anang kini fokus untuk menata hidupnya. Dia sekarang bekerja di bengkel sepeda motor yang memang identik dengan dunia laki-laki. Bahkan, dalam guyonan, Anang mengaku, kini telah memiliki seorang kekasih. Dengan mendapatkan status sebagai laki-laki, dia mengaku semakin percaya diri dan terbebas dari beban yang selama bertahun-tahun dipikul.

  • Bagikan