• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
kemarau tugu jatim

Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky didampingi Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP2P) Tuban; Kadis Kopumdag Tuban; dan Forkopimcam Merakurak, memanen blewah. Foto: Diskominfo Tuban

Berkah Musim Kemarau, Petani Tuban Panen Raya Blewah Banaran

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Bisnis
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Musim kemarau tak selalu mendatangkan petaka. Namun juga ada berkah yang bisa diambil. Seperti berkah yang dirasakan petani Desa Sembungrejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Ratusan petani di sana panen raya buah blewah yang diberi label blewah banaran. Nama tersebut diambil karena letak lahan yang ditanami itu ada di Dusun Banaran, Desa Sembungrejo.

You might also like

GBC ke-74

GBC ke-74 Coach Fahmi Dimulai di Malang, 80 Pengusaha dari Berbagai Daerah Ikuti Pelatihan Bisnis

14/07/2026 1:52 PM
Gading Gajah

Polda Jatim Bongkar Penyelundupan Gading Gajah, Kupu-Kupu Langka dan Benih Lobster ke Luar Negeri

30/06/2026 12:15 PM

Festival Blewah Banaran itu dirangkai dengan jalan sehat bersama Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky bersama warga, lomba blewah terbesar dan termanis, olahan khas blewah, dan beberapa stan warga hasil panen raya blewah itu diserbu oleh masyarakat sekitar.

WhatsApp Image 2023 08 20 at 17.58.34
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky didampingi Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP2P) Tuban; Kadis Kopumdag Tuban; dan Forkopimcam Merakurak, memanen blewah. Foto: Diskominfo Tuban

Lindra, sapaan akrab Bupati Tuban, menyampaikan bahwa hari ini, Minggu (20/8/2023) merupakan panen raya blewah dan festival blewah di Desa Sembungrejo.

“Luar biasa, ini adalah alternatif petani ketika menginginkan hasil panen yang optimal untuk meningkatkan pendapatan,” ucap Lindra.

Ketua DPD Partai Golkar Tuban itu menjelaskan, keuntungan yang didapatkan petani berlipat-lipat
dan hanya membutuhkan waktu sekitar 50 hingga 60 hari. Dengan proses pemupukan mulai dari tanam hingga panen empat kali.

“Dengan biaya pupuk setiap 1 hektare kisaran Rp200 ribu, sehingga dapat kita kalkulasi biaya hingga panen sekitar Rp800 ribu hingga Rp1,2 juta,” rincinya

Putra Anggota DPR RI, Heany Relawati Rini W itu menegaskan, hasil panen petani dalam 1 hektare dapat mencapai Rp40 juta, sehingga petani dapat meraup untung bersih sekitar Rp35 juta hingga Rp38 juta. Sehingga, jika dibandingkan dengan tanaman padi, dalam 1 hektare petani hanya dapat meraup laba bersih sekitar Rp20 juta.

“Ini adalah bentuk kreativitas petani yang ada di desa ini, sehingga diharapkan ini dapat ditiru dan ditingkatkan di wilayah lain,” harapnya

Masih menurut Lindra, luas lahan yang ditanami petani blewah ini ada sekitar 15 hektare, di mana tahun kemarin hanya sekitar 8 hektare. Disebabkan keberhasilannya mencapai dua kali lipat, maka tahun ini meningkat menjadi 15 hektare. “Diharapkan tahun depan dapat meningkat, sebab tanam blewah ini membutuhkan cuaca kemarau atau minim air,” imbuhnya.

Lindra juga memuji, bahwa potensi blewah banaran sangat luar biasa. “Saya harus mengapresiasi bahwa ini berhasil. Dan tingkat pasarnya, kebutuhannya sangat tinggi. Bukan hanya wilayah Tuban, tapi juga wilayah-wilayah lainnya,” ucapnya.

Terkait rasa blewah, Lindra mengakui rasanya manis, tekstur buahnya kaku, sehingga ada tekstur namun tetap lembut. Dan yang luar biasa hasil buahnya besar.

“Varietas blewah di sini tidak hanya satu, tapi ada lebih dari tiga varietas. Luar biasa. Saya memberikan rekomendasi jika ingin konsumsi buah yang sehat, blewah ini dapat dikonsumsi masyarakat,” ajaknya.

Lindra berharap, jika selama ini masa tanam blewah hanya sekali dalam setahun, maka ke depan diharapkan dapat lebih mempercepat masa tanam. “Harapannya bisa empat kali, apalagi masa tanamnya hanya dua bulan saja. Kita akan kaji. Dan saya melihat kondisi di sini, saya sarankan petani tanam blewah,” pungkasnya.

Reporter: Rochim
Editor: Lizya Kristanti

Tags: berita Tubanberita Tuban hari inikemaraumusim kemarauTuban
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

GBC ke-74

GBC ke-74 Coach Fahmi Dimulai di Malang, 80 Pengusaha dari Berbagai Daerah Ikuti Pelatihan Bisnis

by Mochamad Abdurrochim
14/07/2026 1:52 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Grounded Business Coaching (GBC) angkatan ke-74 resmi dimulai di Kota Malang, Selasa (14/07/2026). Pelatihan bisnis yang dikenal...

Gading Gajah

Polda Jatim Bongkar Penyelundupan Gading Gajah, Kupu-Kupu Langka dan Benih Lobster ke Luar Negeri

by Mochamad Abdurrochim
30/06/2026 12:15 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur mengungkap tiga kasus penyelundupan dan perdagangan ilegal sumber daya alam yang melibatkan...

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:55 AM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Kabupaten Probolinggo terus memperluas jaringan pemasaran komoditas unggulan daerah. Terbaru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menjalin kerja sama...

Marketing FYP TikTok

Strategi Marketing FYP TikTok 2026, Cara Brand Menarik Perhatian Konsumen dalam Hitungan Detik

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 9:30 PM
0

Tugujatim.id – Di tengah derasnya arus konten yang muncul setiap hari di TikTok, perhatian pengguna menjadi sesuatu yang sangat berharga....

Next Post
pasuruan tugu jatim

445 Atlet Kontingen Kabupaten Pasuruan Bertanding di Porprov Jatim 2023, Target Posisi 5 Besar

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID