• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pedagang burung di Tuban.

Salah satu pedagang burung di Tuban asal Jombang yang menjajakan dagangannya rutin di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban, Jumat (18/07/2025). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Berkah Tradisi Ciswak, Pedagang Burung di Tuban Raup Untung di Klenteng Kwan Sing Bio

Dwi Linda by Dwi Linda
11 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Tidak hanya menjadi pusat peribadatan, Klenteng Kwan Sing Bio Tuban juga membawa rezeki bagi para pedagang burung musiman. Di momen ulang tahun Yang Mulia Kong Co Kwan Sing Tee Koen ke-1865, Jumat (18/07/2025), sisi luar klenteng berubah menjadi pasar mini yang tidak biasa, khusus menjajakan burung pipit dan anak ayam.

Suasana di Jalan RE Martadinata mendadak semarak sejak pagi. Para umat dari berbagai penjuru datang untuk bersembahyang sekaligus menjalankan tradisi Ciswak—yakni melepas burung ke alam bebas sebagai simbol membuang sial dan mendatangkan keberuntungan.

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM

Baca Juga: Ritual Ciswak, Cara Warga Tionghoa di Tuban Buang Sial dengan Melepas Hewan ke Alam Bebas

Di balik khidmatnya doa-doa yang terlantun, ada geliat ekonomi kecil yang hidup. Cahyo, 31, seorang pedagang burung di Tuban asal Jombang, sudah menyiapkan lapaknya sejak Rabu (16/07/2025). Dia datang tidak sendirian, namun bersama empat rekannya. Mereka membawa ribuan burung pipit dalam kurungan bambu.

“Kalau acara besar seperti ini, saya pasti datang. Sudah jadi langganan,” ujar Cahyo sambil merapikan sangkar-sangkar kecil yang dibawanya.

Menurut dia, Ciswak memang jadi momen panen tahunan bagi pedagang sepertinya. Burung pipit dia jual seharga Rp2.000 per ekor, sementara anak ayam dilepas seharga Rp5.000. Jumlah yang terjual bisa sangat besar, tergantung ramai tidaknya pengunjung yang datang.

“Kalau pas ramai, bisa habis sampai 10 ribu ekor burung,” bebernya.

Dia menambahkan, semua burung yang dijual dibawa langsung dari Jombang. Tidak ada pasokan tambahan dari daerah lain karena kualitas dan kelayakan burung sangat diperhatikan.

Ciswak Dipercaya sebagai Simbol Tolak Bala

Tradisi Ciswak ini sendiri sudah berlangsung secara turun-temurun di kalangan umat Tri Dharma. Melepas makhluk hidup dipercaya sebagai bentuk belas kasih dan bagian dari ritual tolak bala. Karena itu, tidak heran jika di momen seperti Imlek maupun ulang tahun tokoh suci seperti YM Kong Co, kegiatan ini selalu menjadi bagian tidak terpisahkan dari peribadatan.

Tidak sedikit pula warga yang datang sekadar untuk menyaksikan suasana. Anak-anak tampak antusias melihat burung-burung beterbangan, menciptakan pemandangan yang tidak hanya religius tapi juga syarat makna.

Di balik semaraknya perayaan klenteng terbesar di Asia Tenggara ini, terselip rezeki dan harapan. Bagi Cahyo dan pedagang burung di Tuban lainnya, ritual Ciswak bukan sekadar tradisi, tapi juga pintu pembuka berkah dari langit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Mochamad Abdurrochim

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Tuban hari iniKabupaten Tuban hari iniKlenteng Kwan Sing Bio TubanPedagang burung TubanPenjual burung di TubanTradisi ciswak di TubanTuban
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Next Post
DPRD Kota Malang.

Anggaran Capai Rp70 Miliar, DPRD Kota Malang Ingatkan Kebijakan Efisiensi untuk Kepentingan Rakyat

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID