• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Zulkifli Hasan. (Foto: Humas Kemendag/Tugu Jatim)

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan yang didampingi pejabat Kemendag lainnya bertemu GOPAN dan Pinsar yang membahas upaya peningkatan harga ayam di kandang. (Foto: Humas Kemendag)

Bertemu Pinsar dan GOPAN, Mendag Zulkifli Hasan Bahas Upaya Peningkatan Harga Ayam

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN) serta perwakilan peternak dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan wilayah sentra lainnya dan Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) menemui Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.

Dilansir dalam siaran pers Kemendag, pertemuan itu berlangsung pada Kamis (01/09/2022) di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta. Tujuannya untuk membahas upaya peningkatan harga ayam di kandang.

You might also like

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

03/06/2026 10:41 PM
Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

03/06/2026 8:13 PM

Mendag RI Zulkifli Hasan menjelaskan, harga ayam hidup di tingkat peternak saat ini mencapai Rp14.000-Rp17.000/kg, atau sangat rendah di bawah harga keekonomian yang seyogianya berkisar Rp21.000─Rp23.000/kg. Sedangkan rata-rata harga nasional daging ayam ras di tingkat eceran berkisar Rp33.000─Rp36.000/kg.

“Gejolak harga tersebut disinyalir terjadi akibat kendala distribusi yang kurang merata serta kondisi supply-demand, yaitu produksi lebih besar dibanding permintaan,” urai pria yang akrab disapa Zulhas ini.

Menurut ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini, para peternak menyampaikan, gejolak harga ayam yang terjadi saat ini dianggap belum pernah berpihak pada peternak. Ketika harga berada di atas harga acuan yang diatur dalam Permendag Nomor 07 Tahun 2020, peternak sering kali dimintai keterangan oleh satgas pangan Polri.

Zulkifli Hasan. (Foto: Humas Kemendag/Tugu Jatim)
Suasana pertemuan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dengan GOPAN dan Pinsar yang membahas upaya peningkatan harga ayam di kandang. (Foto: Humas Kemendag)

Sedangkan ketika harga di bawah harga acuan, peternak merasa belum pernah diberikan bantuan yang konkret oleh pemerintah. Selain itu, mantan Ketua MPR RI ini mengatakan, perlu adanya penyesuaian harga acuan karena sudah terjadi penyesuaian harga akibat kenaikan biaya logistik dan pakan.

“Kenaikan harga pakan dipengaruhi kenaikan harga komponennya. Di antaranya, soy bean meal (SBM) atau bungkil kedelai hasil olahan sisa/ampas minyak kedelai yang berasal dari pasokan impor dan jagung. Harga SBM saat ini mulai menurun seiring penurunan harga gandum, tapi masih cenderung tinggi,” imbuh Zulkifli Hasan.

Setelah pertemuan ini, pihaknya merencanakan untuk bertemu dengan perusahaan-perusahaan terintegrasi guna membahas upaya peningkatan harga ayam di peternak.

Selain itu, Kemendag tengah berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk memobilisasi daging ayam ras dari wilayah surplus ke wilayah defisit melalui subsidi angkut dan tol laut serta mendorong penerapan rantai pasok dingin yang diawali dengan perdagangan ayam tanpa bulu di wilayah DKI Jakarta.

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2021 tentang Badan Pangan Nasional, Bapanas kini memegang kewenangan terkait distribusi dan stabilisasi pangan harga pokok.

Per 30 Agustus 2022, harga nasional daging ayam ras di tingkat eceran tercatat sebesar Rp35.000/kg, turun 0,28persen dibandingkan minggu lalu Rp35.100/kg, dan turun 2,78 persen dibandingkan bulan lalu Rp36.000/kg.

Sedangkan harga ayam ras di tingkat peternak sebesar Rp18.670/kg turun 10,3 persen dibandingkan minggu lalu Rp20.820/kg, dan turun 8,8 persen dibandingkan bulan lalu pada kisaran Rp20.480/kg.

Tags: Gabungan Organisasi Peternak Ayam NasionalHarga ayamMenteri Perdagangan Zulkifli HasanPeningkatan harga ayamPerhimpunan Insan Perunggasan Rakyat IndonesiaPeternak ayamZulkifli Hasan
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 10:41 PM
0

Tugujatim.id - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus...

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 8:13 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih bertahan tinggi usai Hari Raya Iduladha 2026. Di sejumlah pasar...

Semeru

Pendaki Semeru Terjatuh Saat Lewat Jalur Ilegal, Evakuasi Terkendala Medan Curam

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pendaki Semeru kembali memakan korban. Seorang pendaki dilaporkan terjatuh di lereng Gunung Semeru usai nekat melintas melalui...

Ledakan Balon Udara

Ledakan Balon Udara di Blitar, Polisi Bongkar Transaksi Mercon

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 4:16 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Penyelidikan kasus ledakan balon udara di Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar kini menemui tantangan teknis. Pihak...

Next Post
Warga Kampung Naga Tasikmalaya Pegang Falsafah Turun Temurun, Hidup Sederhana di Tengah Gempuran Budaya Asing

Warga Kampung Naga Tasikmalaya Pegang Falsafah Turun Temurun, Hidup Sederhana di Tengah Gempuran Budaya Asing

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID