• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Zulkifli Hasan. (Foto: Humas Kemendag/Tugu Jatim)

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan yang didampingi pejabat Kemendag lainnya bertemu GOPAN dan Pinsar yang membahas upaya peningkatan harga ayam di kandang. (Foto: Humas Kemendag)

Bertemu Pinsar dan GOPAN, Mendag Zulkifli Hasan Bahas Upaya Peningkatan Harga Ayam

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN) serta perwakilan peternak dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan wilayah sentra lainnya dan Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) menemui Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.

Dilansir dalam siaran pers Kemendag, pertemuan itu berlangsung pada Kamis (01/09/2022) di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta. Tujuannya untuk membahas upaya peningkatan harga ayam di kandang.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Mendag RI Zulkifli Hasan menjelaskan, harga ayam hidup di tingkat peternak saat ini mencapai Rp14.000-Rp17.000/kg, atau sangat rendah di bawah harga keekonomian yang seyogianya berkisar Rp21.000─Rp23.000/kg. Sedangkan rata-rata harga nasional daging ayam ras di tingkat eceran berkisar Rp33.000─Rp36.000/kg.

“Gejolak harga tersebut disinyalir terjadi akibat kendala distribusi yang kurang merata serta kondisi supply-demand, yaitu produksi lebih besar dibanding permintaan,” urai pria yang akrab disapa Zulhas ini.

Menurut ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini, para peternak menyampaikan, gejolak harga ayam yang terjadi saat ini dianggap belum pernah berpihak pada peternak. Ketika harga berada di atas harga acuan yang diatur dalam Permendag Nomor 07 Tahun 2020, peternak sering kali dimintai keterangan oleh satgas pangan Polri.

Zulkifli Hasan. (Foto: Humas Kemendag/Tugu Jatim)
Suasana pertemuan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dengan GOPAN dan Pinsar yang membahas upaya peningkatan harga ayam di kandang. (Foto: Humas Kemendag)

Sedangkan ketika harga di bawah harga acuan, peternak merasa belum pernah diberikan bantuan yang konkret oleh pemerintah. Selain itu, mantan Ketua MPR RI ini mengatakan, perlu adanya penyesuaian harga acuan karena sudah terjadi penyesuaian harga akibat kenaikan biaya logistik dan pakan.

“Kenaikan harga pakan dipengaruhi kenaikan harga komponennya. Di antaranya, soy bean meal (SBM) atau bungkil kedelai hasil olahan sisa/ampas minyak kedelai yang berasal dari pasokan impor dan jagung. Harga SBM saat ini mulai menurun seiring penurunan harga gandum, tapi masih cenderung tinggi,” imbuh Zulkifli Hasan.

Setelah pertemuan ini, pihaknya merencanakan untuk bertemu dengan perusahaan-perusahaan terintegrasi guna membahas upaya peningkatan harga ayam di peternak.

Selain itu, Kemendag tengah berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk memobilisasi daging ayam ras dari wilayah surplus ke wilayah defisit melalui subsidi angkut dan tol laut serta mendorong penerapan rantai pasok dingin yang diawali dengan perdagangan ayam tanpa bulu di wilayah DKI Jakarta.

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2021 tentang Badan Pangan Nasional, Bapanas kini memegang kewenangan terkait distribusi dan stabilisasi pangan harga pokok.

Per 30 Agustus 2022, harga nasional daging ayam ras di tingkat eceran tercatat sebesar Rp35.000/kg, turun 0,28persen dibandingkan minggu lalu Rp35.100/kg, dan turun 2,78 persen dibandingkan bulan lalu Rp36.000/kg.

Sedangkan harga ayam ras di tingkat peternak sebesar Rp18.670/kg turun 10,3 persen dibandingkan minggu lalu Rp20.820/kg, dan turun 8,8 persen dibandingkan bulan lalu pada kisaran Rp20.480/kg.

Tags: Gabungan Organisasi Peternak Ayam NasionalHarga ayamMenteri Perdagangan Zulkifli HasanPeningkatan harga ayamPerhimpunan Insan Perunggasan Rakyat IndonesiaPeternak ayamZulkifli Hasan
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Warga Kampung Naga Tasikmalaya Pegang Falsafah Turun Temurun, Hidup Sederhana di Tengah Gempuran Budaya Asing

Warga Kampung Naga Tasikmalaya Pegang Falsafah Turun Temurun, Hidup Sederhana di Tengah Gempuran Budaya Asing

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID