BMKG: Kami Mencatat Terjadi Tiga Kali Gempa Susulan di Malang - Tugujatim.id

BMKG: Kami Mencatat Terjadi Tiga Kali Gempa Susulan di Malang

  • Bagikan
Kepala Pusat Seismologi Teknik Bambang Setyo Prayitno. (Foto: Tangkapan layar YouTube BMKG/Tugu Jatim)
Kepala Pusat Seismologi Teknik Bambang Setyo Prayitno. (Foto: Tangkapan layar YouTube BMKG/Tugu Jatim)

Tugujatim.id – Gempa berkekuatan 6,7 Magnitudo telah mengguncang Malang Raya pada Sabtu  siang(10/04/2021). Hingga saat ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat telah terjadi tiga kali gempa susulan di Malang, Jawa Timur.

“Berdasarkan hasil monitoring kami, update hingga detik ini sudah terjadi gempa susulan sebanyak 3 kali dengan Magnitudo 3,1; 3,8; dan 3,6,” ujar Kepala Pusat Seismologi Teknik Bambang Setyo Prayitno saat konferensi pers Sabtu sore.

Gempa yang terjadi pada pukul 14.16 WIB di wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa Timur itu merupakan gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan, gempa bumi ini memiliki Magnitudo 6,7, kemudian di-update menjadi Magnitudo 6,1. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,83 LS dan 112,5 BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 96 km dari arah Selatan Kota Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada kedalaman pusat gempa 80 km.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis menengah akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.

Sementara itu, dampak yang ditimbulkan oleh guncangan gempa bumi ini dirasakan hingga ke beberapa daerah, yaitu Turen, Karangkates, Malang, Blitar, Kediri, Trenggalek, Jombang, Nganjuk, Ponorogo, Madiun, Ngawi, Yogyakarta, Lombok Barat, Mataram, Kuta, Jimbaran, hingga Denpasar. Selain itu, juga dirasakan di daerah Mojokerto, Klaten, Lombok Utara, Sumbawa, Tabanan, Klungkung, dan Banjarnegara.

  • Bagikan