• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Aditya Syaiful Anam bersama ibunya, Sulastri dan pelatih saat berada di Balai Kota Malang. (Foto: M Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim) tugu jatim

Aditya Syaiful Anam bersama ibunya, Sulastri dan pelatih saat berada di Balai Kota Malang. (Foto: M Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Bocah Jawara Karate yang Kayuh Sepeda 30 Km Bersama Ibu Bercita-cita Jadi Polisi

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Bocah kelas VI SD asal Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Aditya Syaiful Anam yang sempat viral karena rela bersepeda bersama ibunya, Sulastri, 37, sejauh 30 km dari rumahnya ke tempat lomba karate di Singosari diketahui bercita-cita jadi polisi.

Hal tersebut disampaikan oleh ibunya, Sulastri saat diundang Wali Kota Malang Sutiaji di Balai Kota Malang, Kamis (16/9/2021).

You might also like

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

21/07/2026 11:17 AM
Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

21/07/2026 10:00 AM

“Sebetulnya dia ingin jadi polisi dan ingin meneruskan yang telah merawat dia,” ujar Sulastri.

Untuk diketahui, pada lomba karate yang digelar di Singosari pada Minggu (05/09/2021) lalu tersebut, Aditya berhasil membawa pulang piala Juara Harapan 1.

Ibunya mengatakan bahwa Syaiful sejak kecil hidup bersama keluarga sederhana. Dia juga sering membantu ibunya memungut rongsokan atau barang bekas. Bahkan sejak balita, dia juga kerap kali digendong ibunya untuk mencari barang barang bekas itu.

“Sejak bayi memang sudah sering diajak mencari rongsokan. Masih bayi, usia 5 bulanan,” ucap Sulastri.

Syaiful juga memiliki mental yang kuat. Meski berasal dari keluarga sederhana, nyatanya dia mampu meraih piala kejuaraan karate tingkat Malang Raya.

Bahkan Syaiful juga tak segan membantu ibunya memungut sampah di jalan saat dia masih mengenakan seragam karate usai memenangi kejuaraan karate.

“Saya tanya gak malu pakai seragam karate mungut rongsokan, dia bilang gak malu. Ngapain malu, kalau mencuri baru malu,” ungkap Sulastri.

“Kadang nemu rosokan, sampah plastik, diambil, dibawa,” imbuhnya.

Kala itu, Syaiful berangkat dari Kepanjen menuju lokasi lomba memang dengan mengayuh sepeda pancal. Dia juga sempat menolak ajakan pelatihnya untuk berangkat bersama pelatih. Namun dia menolak lantaran ingin mengajak ibunya.

“Itu keinginan dia, gak mungkin keinginannya tidak kuturuti. Sebetulnya pelatihnya sudah mengajak untuk bareng tapi dia tidak mau, dia ingin keliling kota dengan saya,” jelasnya.

“Kemarin berangkat abis salat subuh. Nyampe lokasi lomba pukul 05.10 WIB. Itu naik sepeda. Nyampai rumah isya, di jalan sekitar 2 jam karena banyak berhenti di jalan. Sambil mungut rongsokan,” tambahnya.

Sementara itu, Saiful mengaku tak mau menerima ajakan pelatih untuk berangkat bersama lantaran ingin mendapat dorongan semangat saat bertanding dari ibunya. Selain itu, dia mengaku juga ingin berkeliling kota bersama ibunya.

“Supaya ibu memberi semangat dan memotivasi untuk semua orang. Saya ingin jalan jalan sama ibu,” ucapnya.

Kepala Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Malang, Sulaiman menjelaskan bahwa Pemkot Malang mengundang Syaiful ke Balai Kota Malang untuk memberi apresiasi kepada anak yang berprestasi. Terlebih kepada anak yatim agar lebih semangat dalam mencapai cita cita.

“Kita beri Rp5 juta dari dana infaq. Semuanya ada infaq, ada gerakan seribu, sifatnya infaq yang dikelola oleh kita,” ujarnya.

 

Tags: karatekisahKota MalangMalangmedsosPemkot MalangPolisiSutiajivideoViralWali Kota Malang
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Next Post
Webinar Literasi Digital yang digelar para pelajar muda NU untuk generasi milenial. (Foto: Dokumen) tugu jatim

Tokoh Pelajar NU Ajak Milenial untuk Bijaksana dalam Budaya Digital

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID