• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Flayer yang sudah dipublikasikan oleh Instagram Green Nord soal ajakan no flare dan no racism.

Flayer yang sudah dipublikasikan oleh Instagram Green Nord soal ajakan no flare dan no racism. (Foto:  Dokumen/IG Green Nord)

Bonek Mania Kampanyekan No Flare hingga No Racism di Stadion, Hentikan Persebaya Jadi ATM Federasi

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News, Olahraga
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Bonek Mania mengampanyekan hal positif bagi iklim sepak bola Indonesia, yaitu tanpa flare dan tanpa rasisme (No Flare No Racism). Langkah ini penting bagi kemajuan persepakbolaan Indonesia. Terlebih, Bonek Mania merupakan salah satu basis suporter yang besar di BRI Liga 1.

Baru-baru ini, kelompok suporter Bonek Mania beramai-ramai mengampanyekan perilaku lebih baik dalam stadion. Semua Bonek sepakat untuk tidak lagi melakukan tindakan yang bisa membuat Persebaya terkena denda Komdis dan operator liga.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Kampanye yang dilakukan di antaranya no flare, no petasan, no kembang api, no smoke bombs, sampai no racism. Kampanye itu dilakukan oleh empat tribun Persebaya, Green Nord, Gate Jhoner 21, Tribun Kidul, dan Tribun Timur.

“Menyalakan flare, kembang api, petasan, smoke bombs, dan rasisme adalah musuh kita bersama,” demikian pernyataan tersebut dilansir dari Instagram resmi Green Nord, Senin (1/8/2022).

Gate Jhoner 21 menambahkan, kampanye untuk tidak melakukan tindakan yang dilarang dalam regulasi itu demi menghindarkan Persebaya dari ancaman denda. Denda terutama dari penyalaan flare yang ditanggung Persebaya memang sangat besar. Pada 2019, yaitu tahun terakhir liga dengan penonton, nilainya mencapai miliaran rupiah.

Dalam regulasi BRI Liga 1 2022/2023, diatur besaran denda flare. Satu kali penyalaan flare dan sejenisnya denda Rp 50 juta. Penyalaan kedua, ketiga, dan seterusnya, bersifat akumulatif dan bisa mencapai Rp200 juta untuk satu pertandingan. Ada juga hukuman untuk penyalaan laser, nilainya mencapai Rp20 juta per kasus.

”No flare, no problem,” tegas Gate Jhoner 21 melalui akun sosial media resmi mereka.

Tribun kidul mengangkat tema “jangan jadikan Persebaya ATM federasi, sanksi dan denda adalah musuh bersama.” Mereka berharap, dukungan Bonek menjaga kondusifitas tribun bisa memberikan energi positif pada Persebaya untuk meraih hasil maksimal di lapangan.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Bonek ManiaNo FlareNo RacismPersebaya SurabayaSepak BolaSuporter Surabaya
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Warga Desa Kedungboto, Beji Pasuruan tanam pohon pisang dan pasang baliho protes jalan rusak.

Warga Pasuruan Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan, setelah Tak Digubris selama 3 Tahun

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID