MOJOKERTO, Tugujatim.id – Bonus Atlet Mojokerto peraih medali pada Porprov IX Malang Raya kembali molor. Sebelumnya, KONI Kabupaten Mojoketo berencana mencairkan bonus tersebut pada akhir Oktober 2025. Namun, hingga kini pencairan bonus tersebut tak jua jelas.
Padahal, beberapa daerah terpantau sudah mencairkan bonus atlet peraih medali Porprov IX Malang Raya. Seperti, Pemkab Malang yang mencairkan anggaran lebih dari Rp7 miliar pada pertengahan September 2025. Lalu, Pemkot Batu mencairkan bonus Rp3,38 miliar untuk atlet Kota Batu berprestasi pada porprov tersebut.
“Semoga dalam bulan November sudah dibagikan. Karena uangnya lewat Dispora jadi saya hanya menunggu perintah. Mau saya sesegera saja,” kata Ketua KONI Kabupaten Mojokerto, Imam Suyono, Rabu (29/10/2025).
Sementara itu, sebagai salah satu peserta, kontingen Kabupaten Mojokerto finish pada urutan 12 pada klasemen akhir perolehan medali Porprov IX Malang Raya. Hasil tersebut didapat dari perolehan 18 emas, 30 perak, dan 45 perunggu dengan total 177 poin.
Menariknya, Kabupaten Mojokerto malah menempati urutan 9 pada Porprov VIII 2023 lalu. Saat menjadi tuan rumah bersama dengan Kota Mojokerto, Sidoarjo dan Jombang, kontingen Kabupaten Mojokerto berhasil meraih 16 emas, 38 perak, dan 41 perunggu.
Sementara, kontingen Kota Surabaya berhasil mengukuhkan diri sebagai juara umum Porprov IX Jatim 2025 dengan perolehan total 1.168 poin. Surabaya menyabet 195 medali emas, 127 perak, dan 134 perunggu, unggul jauh dari pesaing terdekat.
Di sisi lain, salah satu tuan rumah yakni Kota Malang tampil impresif dengan menduduki posisi runner-up setelah meraih 892 poin dari 132 medali emas, 124 perak, dan 116 perunggu. Disusul, Kabupaten Sidoarjo berada pada urutan ketiga dengan 637 poin, hasil dari 87 emas, 86 perak, dan 117 perunggu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








