TUBAN, Tugujatim.id – Bonus pelatih dan atlet Tuban peraih medali Porprov IX Jatim 2025 harus puas dengan nilai sama seperti tahun sebelumnya. Pemerintah Kabupaten Tuban memastikan tidak ada kenaikan besaran bonus bagi atlet maupun pelatih.
Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono, menegaskan hal tersebut saat Rapat Paripurna Jawaban Pemerintah atas laporan Banggar dan Pandangan Umum Fraksi terkait Raperda P-APBD 2025.
“Bonusnya masih tetap sama seperti tahun sebelumnya,” tegas Joko, Senin (4/8/2025).
Berdasarkan skema yang berlaku sejak Porprov VI Jatim 2019, atlet akan menerima bonus Rp5 juta per poin medali yang diraih. Sementara untuk pelatih, besaran bonus ditetapkan Rp2,5 juta per poin, naik dari Rp1,5 juta pada Porprov 2019 lalu.
Meski begitu, Wabup Joko mengungkapkan bahwa anggaran untuk pembinaan atlet maupun pelatih tetap menjadi perhatian Pemkab Tuban. Sedangkam untuk bonus atlet berprestasi ini diajukan dalam Perubahan APBD 2025.
BACA JUGA: Bonus Porprov Atlet dan Pelatih Kontingen Mojokerto Tak Juga Turun
“Kita memang belum ada penambahan anggaran bonus. Tapi dalam hal pelatihan dan pembinaan, kita akan terus tingkatkan dibanding tahun sebelumnya,” ujarnya.
Pada Porprov IX Jatim 2025, kontingen Tuban berhasil mengoleksi 84 medali dengan total 148 poin, menempatkan Tuban di peringkat 16 klasemen akhir. Capaian ini lebih baik dibanding Porprov 2023, di mana Tuban hanya meraih 71 medali dengan 130 poin dan menempati peringkat 18.
Meski mengalami peningkatan prestasi, besaran bonus yang diterima atlet tak berubah sejak Porprov VI 2019, Porprov VII 2022, hingga Porprov VIII 2023.
BACA JUGA: Otak Kreatif di Balik Layar Spektakuler Opening Ceremony Porprov Jatim 2025
Kondisi ini tentu menimbulkan beragam respons di kalangan atlet. Sebagian mengaku tetap bersyukur, namun ada pula yang berharap pemerintah ke depan bisa mempertimbangkan penambahan bonus sebagai bentuk penghargaan lebih atas kerja keras mereka.
Dengan raihan medali yang meningkat pada Porprov kali ini, Pemkab Tuban pun diharapkan lebih serius mendorong pembinaan olahraga. Pasalnya, bonus yang kompetitif diyakini dapat memacu semangat para atlet untuk terus berprestasi dan membawa nama baik daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








