TUBAN, Tugujatim.id – Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Tuban, Jatim, Senin sore (08/12/2025), masih menyisakan dampak hingga malam. BPBD Tuban mencatat, setidaknya ada 76 rumah rusak akibat bencana.
Angin kencang datang bersamaan dengan hujan deras menyebabkan puluhan rumah rusak dan puluhan pohon tumbang di berbagai titik.
Kepala BPBD Kabupaten Tuban Sudarmadji saat dikonfirmasi pada Senin (08/12/2025) menyampaikan, pantauan hingga pukul 23.59 WIB menunjukkan kerusakan cukup luas di beberapa desa.
Baca Juga: 5 Bencana Alam Terbesar Gemparkan Dunia Sepanjang 2025, Tewaskan Ribuan Orang!
“Banyak pohon tumbang di sejumlah titik dan beberapa rumah juga mengalami kerusakan. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa,” ungkapnya, Selasa (08/12/2025).
Wilayah terdampak tersebar di tujuh lokasi, yakni Desa Penambangan, Bektiharjo, Prunggahan Wetan, Prunggahan Kulon, Tegalagung, Semanding, serta Kelurahan Gedongombo. Seluruh wilayah tersebut dilaporkan mengalami gangguan akibat embusan angin kencang yang terjadi mendadak.
Dari data sementara yang dihimpun BPBD Tuban, sebanyak 76 rumah warga dilaporkan rusak, mulai dari kategori ringan hingga berat. Selain itu, ada 20 titik pohon tumbang, dua fasilitas umum yang terdampak—yakni SMAN 2 Semanding dan sebuah musala—serta satu unit tempat usaha yang ikut mengalami kerusakan.
Warga Sulit Komunikasi Akibat Jaringan Listrik dan Telepon Terganggu
Tidak hanya itu, jaringan listrik dan telepon juga disebut sempat terganggu di beberapa titik, menyulitkan komunikasi warga dan proses penanganan awal.
Sudarmadji menyebut, pendataan lanjutan akan dilakukan kembali pada hari ini untuk memastikan kondisi di lapangan.
“Kami akan kembali mendata rumah-rumah yang terdampak hari ini,” tambahnya.

Sebagai langkah penanganan cepat, BPBD Provinsi Jawa Timur bersama BPBD Tuban langsung mengerahkan personel ke lokasi terdampak. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Tuban juga bergerak membersihkan pohon tumbang yang menutup jalan dan halaman warga.
Pembersihan dan asesmen dilakukan berkolaborasi dengan perangkat desa yang turut mendata kerusakan di lingkungan masing-masing. Selain itu, unsur TNI, Polri, relawan, hingga masyarakat turut membantu proses evakuasi dan pembersihan material.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan. Warga diminta segera melapor apabila menemukan kerusakan susulan atau kondisi berbahaya di sekitar permukiman.
BPBD Tuban memastikan penanganan akan terus dilakukan hingga semua wilayah terdampak teridentifikasi dan mendapat bantuan sesuai kebutuhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








