• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Latiao

Ilustrasi jajanan Latiao asal China (foto: tangerang.id)

BPOM Larang Penjualan Latiao di Indonesia Setelah Sebabkan Keracunan di Banyak Daerah

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
2 years ago
in Nasional
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI melakukan penarikan peredaran jajanan Latiao asal China di Indonesia. Langkah tersebut diambil setelah adanya kejadian luar biasa keracunan pangan (KLBKP) di beberapa daerah yaitu Lampung, Sukabumi, Wonosobo, Tangerang Selatan, Bandung, Pamekasan dan Riau.

Kepala BPOM, Taruna Ikrar mengatakan, berdasarkan dari hasil uji laboratorium bahwa jajanan latiao tersebut terkontaminasi dengan bakteri Bacillus Cereus.

You might also like

BNN

BNN Ungkap Kronologi Penggerebekan Gudang Vape Narkotika di Gresik, Kejar Pelaku Lain dalam Jaringan

02/07/2026 9:54 PM
BNN

BNN Sita 3,37 Ton Cannabis Buds di Gresik, Sindikat Internasional Thailand Bidik Pasar Vape Indonesia

02/07/2026 5:23 PM

”Berdasarkan hasil pengujian laboratorium terhadap produk yang diduga menyebabkan KLBKP ini terjadi dikarenakan jajanan Latiao yang terkontaminasi dengan adanya bakteri Bacillus Cereus,” kata Taruna Ikrar, Kepala BPOM dikutip dari detik.com, pada Senin (04/11/24).

Bakteri tersebut menghasilkan toksin yang dapat menyebabkan gejala keracunan seperti sakit perut, pusing, mual, dan muntah seperti yang dirasakan para korban. Hasil uji laboratorium setidaknya telah ditemukan bakteri Bacillus Cereus pada empat merk Latiao yaitu Luvmi Hot Spicy Latiao, C&J Candy Joy Latiao, KK Boy Latiao, dan Lianggui Latiao.

Guna menindaklanjuti kasus tersebut, BPOM berkoordinasi dengan pihak terkait yang melakukan pengedaran Latiao di pasaran. Pihaknya sudah memeriksa gudang importir dan distribusi terkait dengan cara produksi pangan olahan yang baik (CPPOB) di mana produk yang beredar harus sesuai dengan standar BPOM.

”Kami telah memeriksa gudang importir dan distribusi yang terkait dengan cara produksi pangan olahan yang baik (CPPOB) agar produk yang beredar sesuai dengan standar BPOM,” kata Taruna Ikrar.

Sebagai langkah awal, BPOM melakukan pengawasan terlebih dahulu karena barang tersebut sebagian besar dijual secara online. Sehingga kepada pihak dan kementerian yang terkait untuk melakukan takedown produk pada penjualan online.

”Kami meminta pada pihak terkait dan juga kementerian yang terkait untuk melakukan takedown terhadap produk tersebut yang dijual melalui penjualan online,” jelas Taruna Ikrar.

BPOM melakukan penarikan dan memusnahkan produk latiao yang akan beredar di Indonesia. Pihaknya telah meminta importir untuk segera melaporkan proses penarikan dan memusnahkan produk tersebut, dan terus melakukan pemantauan kepatuhan produsen.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Abidhah Jinan Salma Octavia/ Magang

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: BPOMBPOM RIKemendagMagang FEB UB
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

BNN

BNN Ungkap Kronologi Penggerebekan Gudang Vape Narkotika di Gresik, Kejar Pelaku Lain dalam Jaringan

by Mochamad Abdurrochim
02/07/2026 9:54 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap kronologi penggerebekan gudang penyimpanan narkotika dalam bentuk cairan rokok elektrik (vape)...

BNN

BNN Sita 3,37 Ton Cannabis Buds di Gresik, Sindikat Internasional Thailand Bidik Pasar Vape Indonesia

by Mochamad Abdurrochim
02/07/2026 5:23 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id – Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Polda Jawa Timur,...

Sekolah Rakyat.

1.000 Taruna Akmil Dampingi Siswa Sekolah Rakyat selama 5 Hari, Fokus Latih Hidup Mandiri di Asrama

by Dwi Linda
29/06/2026 10:03 PM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Sebanyak 1.000 Taruna Akademi Militer (Akmil) tingkat I dan II akan diterjunkan ke 178 titik Sekolah Rakyat...

Larung Sesaji

Melihat Tradisi Larung Sesaji Pantai Serang Blitar, Khidmat Suroan Warisan Leluhur Sejak 1830

by Mochamad Abdurrochim
19/06/2026 10:15 AM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Memeluk erat sebuah takir, nasi bungkus daun pisang, mata Hartini (47) menatap hamparan ombak selatan Pantai Serang,...

Next Post
Timnas Futsal Indonesia

Timnas Futsal Indonesia Siap Beraksi di ASEAN Futsal Championship 2024 di Thailand, Hari ini Hadapi Kamboja

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID