BANDA ACEH, Tugujatim.id – Data Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh selama Januari hingga April 2024 tercatat 194 kasus kekerasan terhadap anak di Aceh. Di antara kasus tersebut, perundungan atau bullying masih menjadi salah satu tantangan utama di lingkungan pendidikan, termasuk di Provinsi Aceh.
Ruber Innovation Lab bersama Paragon Corp DC Aceh atas respons tersebut meluncurkan gerakan sosial melalui sesi Training of Trainer (ToT) dalam kampanye antiperundungan #1MYouthsStopBullying (1MYSB) menggunakan media kreatif Buddy Pekerti®. Sesi ToT ini melibatkan guru dan siswa dari sekolah-sekolah terpilih, perwakilan komunitas, serta paragonian DC Aceh melalui program Paragonian Bergerak.
“Gerakan antiperundungan ini memang dibuat secara tersistem di ekosistem pendidikan dengan melibatkan media kreatif. Oleh karena itu, adanya kolaborasi dari berbagai pihak sangat penting,” terang Agus Harianto, Fasilitator pelaksanaan ToT di Nutrihub Aceh, Selasa (10/12/2024).
Relawan yang telah mengikuti ToT akan mengimplementasikan praktik terbaik di sekolah mereka untuk memperkenalkan Buddy Pekerti® sebagai cara kreatif mencegah bullying. Guru kesiswaan atau bimbingan konseling, bersama ketua organisasi siswa, akan menjadi penggerak utama di sekolah masing-masing. Selain itu, komunitas pendidikan turut berperan penting dalam mendukung gerakan 1MYSB untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah.
Selain itu, pasca pelaksanaan ToT, relawan akan ditugaskan untuk melaksanakan praktik baik di sekolahnya masing-masing.
“Inisiasi ToT ini memegang peranan penting karena dapat menguatkan mental remaja sekaligus mencegah perundungan di sekolah sehingga para relawan perlu mendapatkan bekal agar dapet membersamai gerakan ini di sekolah sebagai #PenggerakKebaikan”, tutur Taufik Hidayat, Human Resources Paragon Corp DC Aceh
Daftar nama sekolah yang akan dikunjungi oleh relawan #PenggerakKebaikan, antara lain SMAN Modal Bangsa Aceh, SMAN 7 Banda Aceh, dan SMAN 3 Banda Aceh.

“Esensi dari card game Buddy Pekerti® adalah dapat memecahkan gap antar siswa, meningkatkan keakraban, dan saling berbagi cerita sehingga siswa dapat lebih terbuka dan cenderung mudah membangun kepercayaan diri mereka. Kegiatan ini juga mendorong kepedulian, membangun kepercayaan diri, serta memotivasi siswa untuk lebih terbuka. Dengan demikian dapat membentengi diri terhadap perilaku bullying”, ucap Eva Susanti, Guru BK SMAN Modal Bangsa Banda Aceh
Melihat potensi dampak positif yang besar dari kolaborasi ini, seluruh pihak yang terlibat berharap agar inisiasi ini dapat dipraktikkan dengan berkelanjutan di sekolah-sekolah yang dituju. Dengan demikian, sekolah tersebut menjadi sekolah percontohan dalam pemberantasan aksi perundungan di Aceh.
Ruber Innovation Lab adalah ruang aksesibel bagi generasi muda untuk memformulasikan inovasi di berbagai sektor dalam tujuan memberikan dampak yang luas terhadap permasalahan di lingkungan masyarakat dengan berkelanjutan. Fokus Ruber Innovation Lab adalah social product development, people development, open innovation & creative space, community engagament & collaboration, impact reporting. Bersama Tugujatim, Ruber Innovation Lab berkolaborasi dalam melakukan pencegahan perundungan di lingkungan pendidikan di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Penulis: Achmad Rifqi
Editor: Darmadi Sasongko








