Bukan 100%! Ini Persentase Ideal Pengisian Daya HP agar Baterai Awet - Tugujatim.id

Bukan 100%! Ini Persentase Ideal Pengisian Daya HP agar Baterai Awet

  • Bagikan
Baterai awet. (Foto: Pinterest/Tugu Jatim)
Ilustrasi handphone yang dicharge hingga 100%. (Foto: Pinterest)

MALANG, Tugujatim.id – Barangkali Anda sering mengalami kerusakan pada baterai HP hingga harus menggantinya berkali-kali. Lalu gimana ya cara mengatasinya agar pengisian daya HP bikin baterai awet?

Nah, ternyata baterai awet atau tidaknya itu karena berbagai faktor. Mulai dari pemakaian hingga durasi charging yang terlalu lama hingga 100 persen malah sangat memengaruhi keawetannya lho.

Barangkali sebagian pengguna HP saat ini beranggapan mengisi baterai hingga 100% adalah hal yang benar agar bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama. Nyatanya, itu malah kurang ideal.

Dilansir dari berbagai sumber, faktanya baterai HP akan berada di bawah tekanan berat saat kondisi dayanya terisi penuh atau saat dayanya benar-benar kosong. Sebaiknya, baterai di-charge saat berada di bawah 50%, jadi di kisaran 20-30%. Saat mengisi daya pun jangan biarkan hingga penuh atau berada di angka 100%, cukup di kisaran 80-90%, lepaslah adapter dari HP.

Selain itu, sebaiknya handphone jangan di-charge sambil ditinggal tidur. Tekanan daya pada angka 100% sangat berat dan kapasitas baterai akan tertahan di angka 100% hingga berjam-jam setelah diisi penuh.

Untuk tips lain agar baterai awet, Anda jangan menggunakan HP hingga persentasenya di bawah 20% atau bahkan hampir habis atau jarang digunakan. Hal itu dapat menurunkan performanya. Itu semua akan membuat baterai Anda cepat rusak. Intinya, semua yang berlebihan itu tidak baik. Intinya, baterai tidak boleh diisi terlalu penuh, tapi juga tak boleh dibiarkan hingga terlalu rendah persentasenya.

Agar lebih mudah, Anda disarankan menggunakan aplikasi tambahan dari handphone, timer, atau alarm yang bisa mengingatkan untuk melepas charge agar tidak overcharging. Selain itu, juga tersedia hard device untuk mencegah handphone overcharging. Contohnya ada charger yang bisa setting waktu yang dibanderol di kisaran harga Rp300 ribu-Rp400 ribu dan harga colokan yang memiliki timer Rp65 ribu-Rp160 ribu.

Kalau tak ingin merogoh kocek mahal, Anda bisa mengira-ngira dan memantau sendiri berapa lama hingga persentase maksimum pengisian daya baterainya. Tentunya, Anda harus tidak dalam keadaan sibuk agar tidak lupa melepas adaptor hingga di angka 100%. Selamat mencoba tipsnya!

 

 


Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

  • Bagikan