Tugujatim.id – Siapa yang tidak ingin tampil wangi sepanjang hari? Namun, tak sedikit orang yang mengeluh parfum favoritnya cepat hilang padahal sudah mengeluarkan budget lumayan. Ternyata, masalahnya bukan selalu pada kualitas parfum, melainkan cara pakai parfum yang masih keliru.
Tidak jarang banyak orang yang masih kebingungan saat aroma parfumnya bertahan hanya sebentar di kulit, bahkan parfum mahal sekalipun.
Kesalahan Fatal Sering Dilakukan
AXE Indonesia mengungkap salah satu kesalahan paling umum, yaitu kebiasaan menggosok-gosok parfum setelah disemprotkan. “Kebiasaan menggosokkan parfum dengan pergelangan tangan setelah diaplikasikan bisa menghancurkan aroma parfum karena akan mengganggu komposisi notes parfum, yaitu top, heart dan base notes,” terang AXE Indonesia.
Ternyata masih banyak orang sembarangan menyemprotkan parfum ke bagian tubuh mana saja tanpa mempertimbangkan area yang tepat. Selain itu, kesalahan lain seperti menyemprot parfum pada pakaian yang justru bisa meninggalkan noda dan tidak memberikan efek wangi yang optimal.
Rahasia Pulse Points untuk Wangi Maksimal
Pentingnya “pulse points” atau titik nadi sebagai area terbaik untuk aplikasi parfum. Pulse points adalah area tubuh di mana pembuluh darah berada dekat dengan permukaan kulit, sehingga menghasilkan kehangatan yang membantu menyebarkan aroma parfum.
BACA JUGA: Plot Twist! Ternyata Skincare Mahal Kalah Ampuh Sama Hack DIY Tiga Bahan Dapur
Ada beberapa pulse point utama yang direkomendasikan, meliputi belakang telinga, leher bagian depan, pergelangan tangan, siku bagian dalam, dan belakang lutut. Area-area ini memiliki sirkulasi darah yang baik sehingga membantu parfum bereaksi optimal dengan suhu tubuh.
Teknik Aplikasi Tepat
Ada beberapa teknik aplikasi yang tepat untuk memaksimalkan daya tahan parfum:
- Hindari menggosok area yang telah disemprot parfum, biarkan cairan mengering dan meresap secara alami ke dalam kulit
- Atur jarak penyemprotan sekitar 15-20 sentimeter dari permukaan kulit agar aroma parfum lebih merata dan tidak terlalu menyengat di satu titik
- Semprotkan parfum dalam gerakan halus dan santai, hindari gerakan yang terburu-buru
Timing aplikasi juga menjadi peran penting dalam memaksimalkan daya tahan parfum. Saat yang paling tepat untuk menggunakan parfum adalah ketika kulit dalam keadaan lembap dan bersih setelah habis mandi.Pada saat ini, pori-pori kulit sedang terbuka sehingga parfum bisa menyerap dengan baik ke dalam kulit.
BACA JUGA: Hanya 10 Menit Kulit Sehat dan Glowing! Morning Routine ala Hailey Bieber
Teknik layering atau berlapis juga sangat direkomendasikan untuk memperkuat intensitas dan daya tahan wangi. Gunakan produk perawatan tubuh seperti body lotion atau sabun mandi dengan aroma yang senada atau identik dengan parfum yang akan digunakan. Dengan cara ini, ketahanan parfum yang dipakai akan semakin wangi dan tahan lama.
Jangan menyemprotkan parfum secara berlebihan, cukup 2-3 semprotan pada pulse points, karena terlalu banyak justru bisa membuat aroma menjadi menyengat dan tidak nyaman.
Faktor Pendukung Daya Tahan Parfum
Selain teknik aplikasi, penting juga melihat kondisi kulit dalam memengaruhi daya tahan parfum. karena kulit yang terhidrasi dengan baik akan menahan aroma lebih lama dibanding kulit kering.
Hindari menyemprotkan parfum langsung setelah berolahraga atau saat berkeringat, karena dapat mengganggu komposisi aroma dan membuatnya cepat menguap.
BACA JUGA: 5 Merek Deodorant Terbaik 2025 Cepat Hilangkan Bau Ketiak, Harga Murah Banget!
Faktor penyimpanan yang tepat turut mempengaruhi kualitas dan ketahanan aroma parfum. Pastikan parfum disimpan di tempat yang sejuk dan terlindung dari paparan sinar matahari secara langsung. Kondisi penyimpanan yang ideal ini akan menjaga kestabilan komposisi formula parfum, sehingga karakter aromanya dapat bertahan optimal dalam jangka waktu yang lebih panjang.
Dengan memahami pulse points, teknik aplikasi yang benar, dan faktor pendukung lainnya, setiap orang bisa menikmati wangi favorit mereka sepanjang hari tanpa perlu repot menyemprot ulang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Penulis: Dela Adelatul Hasanah/ Magang
Editor: Darmadi Sasongko








