• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Lembah Watangan

Peresmian signage yang telah diganti menggunakan nama lokal, yaitu pada lokasi Lembah Watangan. Foto: Humas BB TNBTS

Nama Bukit Teletubbies, Bukit Cinta dan Bukit Kingkong Dihapus dari Wisata Gunung Bromo, Ini Nama Barunya

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
2 years ago
in Sastra & Budaya, Wisata
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Nama Bukit Teletubbies, Bukit Cinta dan Bukit Kingkong dihapus dari Wisata Gunung Bromo. Selanjutnya penamaannya ketiga lokasi populer itu dikembalikan pada nama lokal Suku Tengger, di mana telah berabad-abad secara turun-temurun telah bermukim di kawasan tersebut.

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) bersama Romo Dukun dan Tokoh Masyarakat  Tengger bersepakat mengembalikan penamaan spot atau lokasi wisata di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang sesuai dengan nama lokal. Langkah tersebut sebagai wujud pelestarian adat dan budaya Tengger.

You might also like

Gunung Penanggungan

Mengapa Gunung Penanggungan Disebut Miniatur Mahameru? Ini Sejarah, Bentuk, dan Keistimewaannya

19/07/2026 10:45 AM
Mata Air Jawa Timur

20 Mata Air Jawa Timur Terbesar yang Menjadi Sumber Kehidupan Warga

17/07/2026 6:24 PM
BACA JUGA: Rekomendasi Wisata Kuliner di Jember, Rasakan Sensasi Makan Bak di Tepi Persawahan Bali Hingga Naik Kereta di Atas Danau

“Bukit Teletubies dikembalikan menjadi Lembah Watangan,” tegas Septi Eka Wardhani, Kepala Bagian Tata Usaha BB TNBTS dalam keterangan tertulisnya dikutip Minggu (18/8/2024).

lembah watangan 1

Berdasarkan sejarah, Lembah Watangan merupakan dataran rendah yang pada seribu tahun yang lalu ditumbuhi pepohonan vegetasi asli Tengger. Pohon-pohon tersebut sangat terjaga sampai akhirnya roboh dengan sendirinya.

“Banyaknya pohon (watang) yang roboh di lokasi tersebut maka dinamakan Lembah Watangan,” tegasnya.

Sementara nama Bukit Cinta dikembalikan menjadi Lemah Pasar. Lemah Pasar sendiri nama aslinya adalah Pasar Agung yang merupakan tempat untuk memenuhi kebutuhan upacara.

BACA JUGA: Rekomendasi Cafe Hidden Gem di Jember, Tawarkan Berbagai Nuansa dari Mexico Hingga Alam

Sedangkan Bukit Kingkong dikembalikan menjadi Bukit Kedaluh. Kedaluh berasal dari bahasa sansekerta, yaitu Kada dan Luh. Kada artinya merindukan dan Luh artinya pemberi hujan atau Dewa Indra.

“Oleh karena itu Kadaluh artinya merindukan pemberi hujan atau Dewa Indra, berharap kesuburan untuk wilayah Tengger dan di Tengger kata Kadaluh dikenal dengan nama Kedaluh sampai saat ini,” urainya.

lembah watangan 2

Deklarasi pengembalian penamaan spot atau lokasi wisata di kawasan TNBTS dilaksanakan tepat setelah upacara peringatan HUT Kemerdekaan ke-79 RI , 17 Agustus 2024 di Laut Pasir Bromo.

Acara ditandai dengan pembacaan deklarasi dan penandatanganan Deklarasi oleh Plt. Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Romo Dukun, Tokoh Masyarakat Tengger, serta seluruh Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas Lingkup BB TNBTS.

BACA JUGA: Usia Ratusan Tahun, Masjid Agung Darussalam Mojokerto Pertahankan Bagian Bernilai Sejarah

“Selanjutnya dilaksanakan peresmian signage yang telah diganti menggunakan nama lokal, yaitu pada lokasi Lembah Watangan,” ungkapnya.

Masyarakat dan seluruh Instansi Pemerintah, media cetak maupun elektronik, pelaku jasa wisata dan wisatawan diimbau turut menggunakan dan mempublikasikan nama lokal tersebut.  Sementara nama-nama sebelumnya yakni Bukit Teletubies, Bukit Cinta dan Bukit Kingkong tidak digunakan lagi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: bb tnbtsBromo Tengger SemeruLumajangMalangPasuruanProbolinggoTaman Nasional Bromo Tengger SemeruTNBTS
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Gunung Penanggungan

Mengapa Gunung Penanggungan Disebut Miniatur Mahameru? Ini Sejarah, Bentuk, dan Keistimewaannya

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 10:45 AM
0

Tugujatim.id – Di antara deretan gunung di Jawa Timur, Gunung Penanggungan memiliki julukan yang cukup populer, yakni Miniatur Mahameru. Sebutan...

Mata Air Jawa Timur

20 Mata Air Jawa Timur Terbesar yang Menjadi Sumber Kehidupan Warga

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 6:24 PM
0

Tugujatim.id – Jawa Timur dikenal memiliki banyak sumber mata air yang tersebar di berbagai daerah, mulai dari kawasan pegunungan hingga...

Candi Penataran Blitar.

Candi Penataran Blitar, Mahakarya Majapahit yang Masih Menyimpan Misteri

by Dwi Linda
17/07/2026 9:45 AM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Candi Penataran Blitar merupakan situs bersejarah penting di Jawa Timur. Kompleks ini menjadi peninggalan besar dari masa...

Mikutopia Batu.

Mikutopia Batu Hadirkan Paket Pre-Wedding Unik, Berlatar Kastel Jamur dan Sunset Gunung Arjuno

by Dwi Linda
16/07/2026 2:00 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Destinasi wisata Mikutopia di Kota Batu, Jawa Timur, menghadirkan inovasi baru yang unik bagi pasangan yang akan...

Next Post
UM Rekor Muri

UM Peserta Aktif Pecahkan Rekor MURI Penuangan Ecoenzyme Perguruan Tinggi Se-Indonesia oleh UI GreenMetric

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID